Lihat ke Halaman Asli

Musa Hasyim

TERVERIFIKASI

M Musa Hasyim

IHSG Rontok, Airlangga Menyalahkan Anies karena Terburu-buru, Bijakkah?

Diperbarui: 10 September 2020   19:32

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Menko Airlangga, sumber: kompas.com

Kabar mengejutkan datang setelah Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG terjun di bawah 5.000.

IHSG yang turun mencapai 5 % ini dipertanyakan oleh publik. Menariknya, pemerintah pusat yang diwakilkan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ini menyalahkan Anies Baswedan.

Airlangga menyebutkan lebih lanjut bahwa pengumuman gubernur akan diberlakukannya PSBB pada Rabu (9/9) ini memicu menurunnya IHSG pada Kamis (10/9) pagi.

Kondisi di tengah pandemi ini, roda perputaran ekonomi memang sedang seret. Ibaratnya manusia yang seret, maka diusahakan untuk meminum air agar tidak berlarut-larut seretnya.

Pun dengan pasar saham atau roda perputaran ekonomi, dibutuhkan stimulus maupun kebijakan cerdas dan tepat agar investor tidak terburu-buru dengan keputusannya.

Namun apakah benar kalau IHSG itu turun karena Anies yang terlalu buru-buru mengumumkan akan menerapkan PSBB total di hari Senin 14 September nanti? Atau pernyataan Airlangga ini berkonotasi politis untuk menjatuhkan pamor Anies semata?

Menurut Pilarmas Sekuritas yang dilansir dari cnbc, PSBB total ini akan memberikan dampak buruk secara tidak langsung terhadap kondisi pasar modal dalam negeri, baik itu saham maupun obligasi.

Namun bukan berarti Anies adalah pemicu utama dari rontoknya IHSG. Bisa jadi, hari-hari atau minggu-minggu sebelumnya sudah ada tanda-tanda mau rontok tapi kenyataan pahitnya turun pas Anies mengumumkan akan menerapkan kembali PSBB.

Pernyataan Airlangga ini tentu saja sangat politis, sangat tidak etis menyalahkan satu hal dengan hal lain yang belum tentu kebenaran pastinya.

PSBB total yang dimaksud Anies memang menimbulkan pro dan kontra, namun tujuannya tentu saja agar angka penyintas Covid-19 bisa menurun.

Permasalahan Indonesia bukan hanya soal ekonomi saja tapi lebih luas, termasuk kesehatan.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline