Lihat ke Halaman Asli

M. Jojo Rahardjo

Penulis ratusan artikel dan video seputar perkembangan neuroscience dan kaitannya dengan berbagai aspek kehidupan.

Berpikir Positif dan Bersyukur di Masa Sulit

Diperbarui: 11 Agustus 2021   07:44

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Gambar: Buku-buku tentang berpikir positif dari hasil pencarian di Google (M. Jojo Rahardjo)

Ada yang pernah membaca buku berjudul BERPIKIR POSITIF yang ditulis oleh Norman Vincet Peale? Seingat saya buku itu best seller di Indonesia di awal tahun 80-an. Saya termasuk salah satu yang membacanya di masa tahun 80-an dan waktu itu saya merasa beruntung.

Ada satu kisah bagus yang samar-samar masih saya ingat hingga sekarang. Kisah seorang pengusaha menemui Norman dan mengeluhkan hidupnya yang celaka, karena perusahaan yang dibangunnya sejak lama dan dengan susah payah mengalami kebangkrutan menuju kehancuran.

Lalu Norman mengajukan beberapa pertanyaan pada pengusaha yang sedang mengeluh berat itu: Bagaimana keadaan keluargamu? Bagaimana keadaan anak-anakmu? Bagaimana keadaan kesehatanmu? Rumah? Kendaraan? Dan lain-lain. Norman meminta semua jawabannya ditulis di selembar kertas.

Di selembar kertas itu ia menulis kondisi keluarganya yang baik-baik saja. Begitu juga dengan anak-anak, istri, kesehatan, rumah, kendaraan dan lain-lain.

Norman lalu uga memintanya untuk menulis di selembar kertas yang lain tentang apa saja yang menurutnya hancur. Lalu ia menulis kondisi perusahaannya yang menuju kehancuran. Lalu ia diam lama sekali. Ia mencoba mencari apa lagi yang dianggap hancur, rusak, atau tidak baik. Ia tak menemukan lagi, kecuali perusahaannya yang menuju kehancuran itu.

Norman meminta orang itu untuk membandingkan daftar yang telah ia buat itu. Seketika orang itu sadar, bahwa masih lebih banyak hal yang bisa ia syukuri dalam hidupnya dibanding dengan satu kehancuran perusahaannya.

Tentu gak gampang untuk tetap bersyukur saat kita tertekan atau di masa krisis. Misalnya seperti kisah yang diceritakan Norman Vincet Peale itu, namun Norman menunjukkan caranya dengan kreatif.

Ternyata kisah itu sekarang memiliki penjelasan sains di masa sekarang ini (melalui serangkaian riset sains terutama oleh neuroscientists). Salah satu yang ditemukan riset sains adalah: saat kita mampu bersyukur, maka fungsi otak kita menjadi membaik. Benefitnya tentu kita menjadi optimis dan merasa baik-baik saja, bahkan akan lebih mampu menemukan solusi, karena kecerdasan tetap terjaga, begitu juga kreativitas dan inovasi.

Bahkan riset sains juga menemukan, bahwa otak yang berfungsi maksimal akan menyumbang kesehatan yang lebih baik.

BERSYUKUR menurut riset sains adalah begini:

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline