Lihat ke Halaman Asli

Maya Sari

Mahasiswa

Pembuatan Ethanol dari Ubi Kayu

Diperbarui: 14 Juli 2023   13:54

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Alam dan Teknologi. Sumber ilustrasi: PEXELS/Anthony

PEMBUATAN ETHANOL DARI UBI KAYU SEBAGAI SUMBER ALTERNATIF BAHAN BAKU UNTUK SARANA PENGGANTI BBM DAN INDUSTRI MENGGUNAKAN BANTUAN SACCHAROMYCES CEREVISIAE

Abstrak

Ethanol merupakan senyawa Hidrokarbon dengan gugus Hydroxyl (-OH) dengan 2 atom karbon (C) dengan rumus kimia C2H5OH. Secara umum Ethanol lebih dikenal sebagai Etil Alkohol berupa bahan kimia yang diproduksi dari bahan baku tanaman yang mengandung karbohidrat (pati) seperti ubi kayu,ubi jalar,jagung,sorgum,beras,ganyong dan sagu yang kemudian dipopulerkan dengan nama Bioethanol

Secara umum ethanol biasa digunakan sebagai bahan baku industri turunan alkohol,seperti desinfektan,hand sanitizer,antiseptik,campuran untuk minuman, bahan dasar industri farmasi, kosmetika dan kini sebagai campuran bahan bakar untuk kendaraan bermotor (BBM).

 Mengingat pemanfaatan ethanol beraneka ragam, sehingga grade ethanol yang dimanfaatkan harus berbeda sesuai dengan penggunaannya. Untuk ethanol yang mempunyai grade 90-92% biasa digunakan pada industri, sedangkan ethanol/bioethanol yang mempunyai grade 95-96% atau disebut alkohol teknis dipergunakan untuk keperluan laboratorium dan sebagai bahan dasar industri farmasi. 

Sedangkan grade ethanol/bioethanol yang dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar untuk kendaraan bermotor harus betul-betul kering dan anhydrous supaya tidak menimbulkan korosif, sehingga ethanol/bio-ethanol harus mempunyai grade tinggi antara 99,6-99,8 % (Full Grade Ethanol = FGE). Perbedaan besarnya grade akan berpengaruh terhadap proses konversi karbohidrat menjadi gula (glukosa) larut air.

Kata kunci: etanol, sacharomyses cerevisiceae, singkong fermentasi

Abstrak

Ethanol is a hydrocarbon compound with a hydroxyl group (-OH) with 2 carbon atoms (C) with the chemical formula C2H5OH. In general, Ethanol is better known as Ethyl Alcohol in the form of chemicals produced from plant raw materials that contain carbohydrates (starch) such as cassava, sweet potato, corn, sorghum, rice, canna and sago which was later popularized under the name Bioethanol. 

In general, ethanol is commonly used as a raw material for alcohol-derived industries, such as disinfectants, hand sanitizers, antiseptics, mixtures for beverages, basic ingredients for the pharmaceutical industry, cosmetics and now as a mixture of fuel for motor vehicles (BBM). Given the use of ethanol varies, so the grade of ethanol used must be different according to its use. For ethanol which has a grade of 90-92% is commonly used in industry, while ethanol / bioethanol which has a grade of 95-96% or called technical alcohol is used for laboratory purposes and as a basic ingredient for the pharmaceutical industry. While the grade of ethanol / bioethanol used as a mixture of fuel for motor vehicles must be completely dry and anhydrous so as not to cause corrosiveness, so ethanol / bio-ethanol must have a high grade between 99.6-99.8% (Full Grade Ethanol = FGE). The difference in the magnitude of the grade will affect the process of converting carbohydrates into water-soluble sugar (glucose).

Keywords:ethanol,sacharomyses cerevisiceae,fermented cassava

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline