Lihat ke Halaman Asli

Sejarah Matematika

Diperbarui: 18 Februari 2022   18:02

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Sejarah Matematika

Sejarah matematika berkaitan dengan asal mula temuan dalam matematika serta tata cara matematika serta notasi masa kemudian. Saat sebelum era modern serta penyebaran pengetahuan ke segala dunia, contoh tertulis dari pertumbuhan matematika baru terungkap cuma di sebagian tempat. 

Dari 3000 SM negeri Mesopotamia Sumeria, Akkad serta Asyur, diiringi oleh Mesir Kuno serta negeri Levantine Ebla mulai memakai aritmatika, aljabar serta geometri buat tujuan perpajakan, perdagangan, perdagangan serta pula dalam pola di alam, bidang astronomi serta buat mencatat waktu serta merumuskan kalender. 

Bacaan matematika sangat dini yang ada berasal dari Mesopotamia serta Mesir-- Plimpton 322( Babel c. 2000-- 1900 SM), Rhind Mathematical Papyrus( Mesir c. 1800 SM) serta Moscow Mathematical Papyrus( Mesir c. 1890 SM). 

Seluruh bacaan ini mengatakan apa yang diucap 3 kali lipat Pythagoras, jadi, dengan kesimpulan, teorema Pythagoras nyatanya ialah pertumbuhan matematika sangat kuno serta tersebar luas sehabis aritmatika serta geometri bawah. 

Riset matematika selaku" disiplin demonstratif" diawali pada abad ke- 6 SM dengan Pythagoras, yang menghasilkan sebutan" matematika" dari bahasa Yunani kuno( mathema), yang berarti" subjek pengajaran". 

Matematika Yunani sangat menyempurnakan tata cara( paling utama lewat pengenalan penalaran deduktif serta ketelitian matematika dalam pembuktian) serta memperluas modul pelajaran matematika. 

Walaupun mereka nyaris tidak membagikan donasi buat matematika teoretis, orang Romawi kuno memakai matematika terapan dalam survei, metode struktural, metode mesin, pembukuan, pembuatan kalender bulan serta matahari, serta apalagi seni serta kerajinan. 

Matematika Tiongkok membagikan donasi dini, tercantum sistem nilai tempat serta pemakaian awal bilangan negatif. Sistem angka Hindu- Arab serta ketentuan buat pemakaian operasinya, yang digunakan di segala dunia dikala ini tumbuh sepanjang milenium awal Masehi di India serta ditransmisikan ke dunia Barat lewat matematika Islam lewat karya Muammad ibn Ms al- Khawarizmi. 

Matematika Islam, pada gilirannya, meningkatkan serta memperluas matematika yang diketahui oleh peradaban ini. Sezaman dengan namun independen dari tradisi ini merupakan matematika yang dibesarkan oleh peradaban Maya di Meksiko serta Amerika Tengah, di mana konsep nol diberi simbol standar dalam angka Maya. 

Banyak bacaan Yunani serta Arab tentang matematika diterjemahkan ke dalam bahasa Latin dari abad ke- 12 serta seterusnya, yang menuju pada pengembangan lebih lanjut matematika di Eropa Abad Pertengahan. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline