Lihat ke Halaman Asli

Ketangguhan Rhustavito Bantu Indonesia Masuk Final untuk Menantang India

Diperbarui: 14 Mei 2022   13:48

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Selebrasi kebagian Shesar Hiren Rhustavito setelah bawa Indonesia ke Final | (Foto: kompas.com)

Pertandingan babak semifinal Thomas Cup telah usai, dimana Indonesia berhasil mengalahkan tim Jepang dengan skor 3-2 dan berhak mendapatkan tiket ke partai final.

Dipertandingan pertama Indonesia berhasil menang setelah Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan tim Jepang Kento Momota dengan skor 21-13, 14-21-21-12.

Permainan Ginting tampil agresif di set pertama sehingga membuat Kento Momota kocar-kacir untuk menghalau serangan dari Ginting, alhasil set pertama pun berakhir 21-13. Memasuki set kedua permainan Ginting mulai terbaca Momoto dimana serangan Ginting mudah di patahkan, dan kemudian menyudutkan Ginting.

Kesalahan pun banyak dilakukan Ginting akibat tekanan dari serangan Momoto, akibatnya mental Ginting sempat drop setelah beberapa kali melakukan kesalahan fatal yang menguntungkan Momoto. Dan set kedua ini pun dikunci Momoto dengan kemenangan 14-21.

Tak ingin membuat kecewa rekan setimnya, Ginting pun mulai menemukan jati dirinya kembali dan lebih bermain tenang. Di set ketiga ini Momoto kembali kehilangan mentalnya setelah beberapa kali di buat kocar-kacir dalam menghadapi serangan-serangan Ginting yang relatif bermain drive.

Kecerdikan Ginting adalah menyerang titik lemah Momoto yaitu dibagian belakang sudut kanan lapangannya, hal inilah yang membuat Momoto sulit berakselerasi karena posisi bola yang sulit untuk di smes. Dan akhirnya Ginting berhasil menuntaskan set ketiga dengan kemenangan 21-12.

Dipertandingan kedua, Ahsan/Kevin juga menang secara dramatis setelah mengalahkan pasangan Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Diawal set pertama Ahsan/Kevin kewalahan menghadapi kecepatan dan solidnya pertahanan Hoki/Kobayashi. 

Meskipun pasangan Ahsan/Kevin sempat tertinggal jauh atau selisih 7 poin, mental juara mereka sendiri patut diacungi jempol. Setelah melakukan perjuangan dan perlawanan sengit akhirnya Ahsan dan Kevin berhasil menutup set pertama dengan skor 22-20.

Memasuki set kedua, mental pasangan Ahsan dan Kevin sempat down sehingga banyak poin yang terbuang. Tak sanggup meladeni permainan Hoki/Kobayashi akhirnya Ahsan/Kevin kalah diset kedua dengan skor 8-21. 

Diset ketiga, Ahsan/Kevin tancap gas mengumpulkan poin demi poin. Permainan yang cepat dan strategi yang jitu membuat pebulutangkis Jepang Hoki/Kobayashi kocar-kacir skor pun 24/22.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline