Lihat ke Halaman Asli

Isson Khairul

TERVERIFIKASI

Journalist | Video Journalist | Content Creator | Content Research | Corporate Communication | Media Monitoring

Titik Eksotik Danau Toba Pilihan Sandiaga Uno

Diperbarui: 25 Mei 2021   09:09

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sandiaga Uno ber-serfie di Adian Nalambok. Dari ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut ini, Danau Toba tampil secara eksotik bersama perbukitan yang maha rimbun, tebing-tebing terjal, serta hembusan angin sejuk. Foto: dokumentasi Kemenparekraf

Sandiaga Uno semakin cermat menyikapi pariwisata. Ia jeli pada destinasi yang instagramable. Ia paham strategi mengembangkan ekonomi kreatif. Kolaborasi kedua komponen itulah yang ia racik di Adian Nalambok, Jalan Negara Balige Tarutung Gurgur Aek Raja, Kabupaten Toba, Sumatera Utara. Sisi Danau Toba yang paling eksotik?

20 Menit dari Bandara Silangit    

Hanya sekitar 20 menit dari Bandara Silangit. Itulah titik pilihan Sandiaga Uno. Titik eksotik untuk menikmati Danau Toba. Ada lembah yang dalam. Ada hutan yang maha rimbun. Ada tebing tegak terjal. Dan, tentu saja ada perairan Danau Toba yang menjorok ke daratan, bagai sebuah teluk.

Teluk itu diapit bukit-bukit hijau. Wuiiihhh, sama sekali tidak ada alasan untuk beranjak dari sana. Apalagi, secara akses, relatif mudah. Ada banyak penerbangan langsung menuju Bandara Silangit. Bahkan, sejak Sabtu (28/10/2017), Bandara Silangit sudah resmi menjadi bandara internasional.      

Dengan demikian, Bandara Silangit di Kecamatan Siborong-borong, Kabupaten Tapanuli Utara, tersebut menjadi pintu gerbang utama sekaligus menjadi pintu masuk terdekat ke Danau Toba. Dalam konteks pandemi Covid-19, Bandara Silangit menjadi bandara pertama di Indonesia yang membuka layanan tes GeNose C-19.

Langit Tanah Toba dan Danau Toba menyempurnakan keindahan di Adian Nalambok. Perbukitan serta pepohonan yang rimbun, membuat kita leluasa melepaskan seluruh penat. Foto: budi tanjung

Layanan tes GeNose C-19 untuk para penumpang pesawat tersebut, sudah berlangsung di sana sejak Senin (03/05/2021) lalu, dengan tarif Rp 40.000,- per orang. Artinya, layanan tersebut tentu saja membuat lalu-lintas penumpang leluasa, dengan tetap menaati protokol kesehatan.

Rerata ada sekitar 200 penumpang per hari yang menggunakan layanan tes GeNose C-19. Selebihnya, menggunakan tes antigen. Oh, ya, sejak Oktober 2017, di Bandara Silangit sudah tersedia layanan bus Damri ke sejumlah rute. Ini tentu saja memudahkan warga untuk mengakses Bandara Silangit dan Danau Toba. 

Untuk mengetahui detail rute terkini, lengkap dengan tarifnya, kita bisa mengakses @perumdamri di Facebook. Sebagai gambaran, ada rute Silangit-Ajibata (via Sibisa), Silangit-Tarutung, dan Silangit-Dolok Sanggul. Masih ada sejumlah rute lain, silakan akses akun media sosial Damri.

Dari penelusuran saya, setidaknya ada 8 rute bus Damri, yang memungkinkan kita mengelilingi kawasan wisata Danau Toba dengan mudah, akses yang leluasa, tarif relatif terjangkau, serta ada kepastian perjalanan.   

Sabam Siahaan (tengah) dengan latar benda-benda seni yang ia ciptakan bersama warga setempat, memaparkan gagasan-gagasan kreatif untuk membangkitkan partisipasi agar Tanah Toba menjadi destinasi wisata kelas dunia. Foto: budi tanjung

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline