Lihat ke Halaman Asli

Dian S. Hendroyono

TERVERIFIKASI

Life is a turning wheel

Mengenang Jose Antonio Reyes

Diperbarui: 3 September 2021   17:15

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Jose Antonio Reyes, ketika jumpa penggemar di Jakarta pada 2010. (Sumber: Koleksi pribadi)

Seharusnya artikel ini saya tulis kemarin, 1 September 2021, bertepatan dengan hari lahirnya. Akan tetapi, tiba-tiba saya punya banyak sekali kegiatan, sehingga tidak sempat menulis. Saya baru bisa menuliskannya sehari kemudian. Maafkan.

Mungkin, masih ada yang ingat akan pesepak bola Spanyol bernama Jose Antonio Reyes, lengkapnya Jose Antonio Reyes Calderon. Pemain sayap asal Utrera, sebuah kota di Sevilla, itu wafat pada 1 Juni 2019. Usianya ketika itu 35 tahun.

Reyes wafat setelah mengalami kecelakaan mobil di Utrera, menurut berita dari situs BBC, Reyes berkendara bersama sepupunya, Jonathan Reyes, yang juga tewas, dan Juan Manuel Calderon yang dibawa ke rumah sakit dalam kondisi serius.

Polisi memperkirakan mobil yang dikendarai Reyes melaju dengan kecepatan antara 111 km per jam dan 130 km per jam. Sehingga, pada suatu saat terjadi masalah dengan setir atau ban, yang membuat Reyes kehilangan kendali mobilnya.

Pemain kelahiran 1 September 1983 itu bermain untuk Sevilla, Arsenal, Real Madrid, Atletico Madrid, Benfica, Espanyol, Cordoba, Xinjiang Tianshan Leopard, dan Extremadura.

Ketika wafat, Reyes masih menjadi pemain Extremadura di Segunda Liga. Ia pindah dari Liga Super Cina pada 22 Januari 2019 dengan gratis. Jadi, Reyes baru bermain setengah musim bersama Extremadura.

Oleh Extremadura, nomor punggung 19 yang dipakai Reyes lantai dipensiunkan secara permanen. Itu untuk menghormati keberadaan Reyes di klub itu.

Tribut dari Extremadura buat Jose Antonio Reyes. (Sumber: Twitter Extremadura UD)

"Kaus bernomor punggung 19 kini punya pemilik yang memakainya untuk selamanya. Seorang legenda sepak bola, kami sangat beruntung bisa memiliki Reyes sebagai anggota keluarga," kata presiden Extremadura, Manuel Franganillo, seperti yang ditulis oleh situs AS.

Tapi, saya menulis artikel ini tidak untuk membahas karier klub Reyes, atau sebagai pemain tim nasional Spanyol. Saya akan bercerita bagaimana saya pernah bertemu dengannya pada 2010, tepatnya ketika Piala Dunia 2010 bergulir.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline