Lihat ke Halaman Asli

Hennie Triana Oberst

TERVERIFIKASI

Penyuka traveling dan budaya

Hexenturm, Menara Bekas Penjara Para Penyihir

Diperbarui: 16 Oktober 2021   11:01

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Hexenturm, menara bekas penjara para penyihir | foto: HennieTriana—

Kepercayaan akan kekuatan sihir sudah ada sejak peradaban awal manusia. Orang-orang Mesir kuno dan Romawi mengakui adanya para penyihir. 

Hexe (penyihir) berasal dari bahasa Jermanik barat, yang artinya adalah makhluk gelap. Tetapi tidak ada penjelasan tentang arti yang sebenarnya.

Hexenturm Zeil am Main

Saat kami berkendara di jalan tol, tidak jauh dari kota Bamberg, terlihat plakat yang menarik dengan tulisan "Hexenturm" (Menara Penyihir). Kebetulan kami ingin beristirahat untuk makan siang, maka kami menuju kota Zeil am Main, lokasi menara penyihir berada.

Di pinggir jalan raya, terlihat menara yang bentuknya sangat umum dan banyak ditemukan di Jerman. Menara ini dibangun pada pada awal abad ke-15 yang merupakan bagian dari bangunan tembok kota. Stadtturm (menara kota) begitu masyarakat di kota ini menyebutnya. 

Tahun 1725 atap menara diganti dengan bentuk kubah khas gaya Barok, Zwiebelhaube (tudung bawang) segi delapan.

Hexenturm di Zeil am Main | foto: HennieTriana

Stadtturm disebut juga dengan nama Hexenturm, sejak kota Zeil am Main meresmikan pusat dokumentasi penyihir di tempat ini. Di sini adalah salah satu tempat eksekusi penyihir pada masa lalu. Tertulis sekitar 400 nama para korban.

Menjelang akhir Abad Pertengahan, di Jerman dan beberapa wilayah Eropa lainnya, orang-orang yang dianggap sebagai penyihir telah dihukum dengan kejam. 

Catatan sejarah kelam penghukuman penyihir pada masa lampau disajikan dengan jelas di sini, dilengkapi juga dengan sarana audiovisual. Pengunjung dapat juga melihat penjara bawah tanah yang dulu digunakan sebagai tempat hukuman orang-orang yang dianggap sebagai penyihir.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline