Lihat ke halaman asli

Berakal Sehat Seharusnya Berbudi Pula

Diperbarui: 2 Juli 2021   06:57

Berakal Sehat Seharusnya Berbudi Pula | olahan gambar: shutterstock

Dalam KBBI akal sehat atau pikiran sehat adalah AKAL BUDI. Akal tanpa budi adalah akal saja bukan akal sehat. Akal barulah bisa disebut "akal sehat" bila akal ada bersama-sama dengan budi.

Begitu pula bila hendak menyamakan akal sehat dengan nalar. Arti kata 'nalar'dalam KBBI: 1 pertimbangan tentang baik buruk dan sebagainya; akal budi; 2 aktivitas yang membuat seseorang berpikir logis; jangkauan pikir; kekuatan pikir. 

Nalar itu sendiri adalah akal budi. Jadi, tidaklah bisa meniadakan budi pada akal sehat. Akal itu disebut sehat justru karena ia memiliki budi

Arti Kata 'Akal' dan 'Budi'

Arti kata 'akal' dalam KBBI: 1 Daya pikir (untuk memahami sesuatu dan sebagainya); pikiran; ingatan; Jalan atau cara melakukan sesuatu; daya upaya; ikhtiar; 3 Tipu daya; muslihat; kecerdikan; kelicikan.

Baca juga: Mau Anak Cerdas dan Berbudi Pekerti Luhur? Awali dari Kebiasaan Mendongeng!

Arti kata 'budi' dalam KBB: 1 Alat batin yang merupakan paduan akal dan perasaan untuk menimbang baik dan buruk; 2 Tabiat; akhlak; watak; 3 Perbuatan baik; kebaikan; Daya upaya; ikhtiar; 5 Akal (dalam arti kecerdikan menipu atau tipu daya).

Akal Tanpa Budi

Akal adalah elemen rohani manusia yang bertumpu pada pikiran. Dalam tubuh jasmani manusia, akal mengambil tempatnya di otak yang terletak di dalam rongga tengkorak manusia. Otak merupakan pusat saraf sehingga otaklah yang memerintah dan mengatur seluruh fungsi tubuh manusia.

Jika akal berdiri sendiri, maka tidak ada intervensi elemen rohani lainnya selain pikiran itu sendiri. Murni adalah pikiran sehingga segala sesuatu bertumpu hanya pada otak atau pikiran.

Fundamen akal adalah logis, real, dan eksak. Itulah juga kebenaran bagi akal. Kebenaran menurut akal adalah rasional, realistis, dan eksak atau masuk akal, nyata, dan pasti.

Halaman Selanjutnya


Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline