Lihat ke Halaman Asli

Ketua Umum RAJA, Buya Ermas: "Kemenangan Anies-Sandi, Kemenangan Warga Jakarta"

Diperbarui: 26 April 2017   21:00

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ketua Umum RAJA, Buya Ermas dan Gubernur DKI terpilih Anies Rasyid Baswedan

Ketua Umum RAJA, Buya Ermas dan Wagub DKI terpilih Sandiaga Salahuddin Uno

3-590026007693730f13cbfe3f.jpg

"Selamat dan sukses untuk Pak Anies dan Pak Sandiaga Uno. Insya Allah maju kotanya dan bahagia warganya,”

Jakarta,- Berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count berbagai lembaga survei, pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno (Anies-Sandi) unggul dalam Pilkada DKI Jakarta putaran kedua atas pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) dengan selisih suara telak di atas 15%. Kemenangan pasangan nomor tiga ini langsung disambut haru dan bahagia sejumlah pendukung yang dikenal solid untuk menghantarkan Anies-Sandi menuju Balai Kota.

“Warga DKI Jakarta telah menggunakan hak pilihnya untuk menentukan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2017-2022. Alhamdulillah Anies-Sandi terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta dalam proses pemungutan suara yang berlangsung aman dan damai pada Pilkada DKI putaran kedua,” ucap Ketua Umum Relawan Anak Jakarta For Anies-Sandi (RAJA) Ir.KH.Ermas Andico Syamda di Jakarta, Rabu, (26/4/2017).

Menurut pria bersahaja yang akrab disapa Buya Ermas ini, kemenangan Anies-Sandi adalah kemenangan warga DKI yang mendambakan pemimpin bersahaja, santun, beretika dan dapat menciptakan suasana damai di Ibukota.

“Hasil Pilkada DKI ini menunjukan jika mayoritas warga tidak suka dengan perilaku Ahok yang sering membuat sensasi politik dan tidak tahu berterima kasih kepada pendukungnya saat berpasangan dengan Jokowi," ungkap Buya Ermas yang juga Ketum Forum Komunikasi Indonesia Sejahtera (Forkis) dan Forum Komunikasi Anak Bangsa (Forkab) ini.

Memanas suhu politik saat Pilkada DKI, kata dia, lantaran Ahok tidak dikehendaki masyarakat. Namun, anehnya masih didukung oleh Parpol seperti PDI-Perjuangan, Nasdem, Hanura, dan Golkar dengan mengusungnya maju dalam Pilkada DKI berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat.

“Terlebih Ahok terjerat kasus penistaan agama yang menuai reaksi bukan hanya dari umat Islam di Jakarta, tapi Indonesia. Inilah pemicu yang menyebabkan memanasnya temperatur politik di Jakarta,” kata salah satu tokoh nasional itu.

Meski belum ada hasil resmi dari KPU DKI, kata Buya Ermas, namun sudah dipastikan Anies-Sandi menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DKI terpilih. Kontestasi Pilkada di Ibukota telah berakhir, untuk itu, ia mengajak semua pihak bersatu kembali dalam rumah bersama yakni Indonesia.

“Kita berharap Pak Anies dan Pak Sandiaga dapat mempersatukan kembali semua unsur dan golongan untuk bersama-sama membangun Jakarta, dapat memperhatikan rakyat kecil dan menengah, mengatasi sejumlah persoalan yang mendera Jakarta, seperti banjir, macet, pengangguran dan lain-lain. Program Oke Oce semoga dapat direalisasikan,"harap pengusaha relijius ini.

"Selamat dan sukses untuk Pak Anies dan Pak Sandiaga Uno. Insya Allah maju kotanya dan bahagia warganya,” ucap Ketum Forum Bersama Sahabat Tommy Soeharto ini. Her




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline