Lihat ke Halaman Asli

Hastira Soekardi

TERVERIFIKASI

Ibu pemerhati dunia anak-anak

Memiliki Bayam Brazil Suatu Keistimewaan

Diperbarui: 7 April 2021   02:56

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sumber gambar: tabloidsinartani.com

Gegara lihat postingan beberapa teman di facebook. Mereka memposting bayam brazil, bahkan dengan masakan yang mereka buat dari bayam ini. 

Aku jadi penasaran dong. Aku cari-cari bibit berupa biji atau bibit tanamannya di Cirebon gak ada bahkan ke langganan aku beli bibit juga gak ada.

Teman-temanku rata-rata jauh tempatnya dari kota Cirebon, jadi mustahil aku bisa beli pada mereka. Tapi akhirnya langganan aku memiliki bibit bayam Brazil ini dan menawarkannya pada diriku. Akhirnya aku tanam. Tapi sekarang masih dalam tahap memperbanyak dulu. Benar-benar tumbuhnya mudah, sehingga sudah memiliki bayam brazil dua pot panjang besar. Kini masih memperbanyak lagi.

Kalau lihat tanaman bayam brazil ini, asalnya ya dari Brazil dan Amerika Selatan. Di negara asalnya tanaman bayam ini ditanam untuk jalur tepi, terutama di tempat teduh karena toleran terhadap naungan. Masyarakat Brazil memakannya dalam keadaan mentah sebagai salad. Ternyata walau berupa sayuran tapi kandungan proteinnya tinggi. Selain kandungan vitamin dan mineral yang cukup banyak dalam bayam ini. 

Kalau melihat tanaman ini memiliki akar tunggang di bagian bawah dan atas serabut. Batangnya tegak dan tebal dan mengandung banyak air. Batangnya berwarna hijau. Daunnya daun tunggal dengan warna hijau muda atau tua. 

Bunga dari bayam ini berkelamin tunggal memiliki mahkota dengan daun bunga berjumlah 4-5 buah, bakal buah 2 atau 3,dan benang sari 1-5. Bunga jantan berbentuk bulir sedang bunga betina berbentuk bulat yang terletak di ketiak daun.

Dan karena kandungan senyawa yang banyak dan semuanya memberikan banyak manfaat seperti

  • Melawan kanker. Kandungan vitamin A, C, serat serta asam folat dan flavanoid yang baik untuk melawan kanker.
  • Untuk peradangan. Hal ini karena bayam mengandung senyawa alkalinity cukup tinggi yang bisa mengobati peradangan.
  • Mengurangi resiko penyakit cardiovaskuler. Bayam brazil mengandung folat yang banyak yang bisa mengurangi homocystein, asam amino dalam darah dimana tingkat homocystein ini merupakan faktor resko penyakit cardiovaskuler. Kandungan cholin dan inositol mencegah pengerasan pembuluh darah.
  • Menurunkan tekanan darah. Hal ini karena kaya akan kalium dan sodium yang penting untuk menurunkan tekanan darah.
  • Mencegah osteoporosis. Kandungan mineralnya yang ada di bayam bisa mencegah osteoporosis.
  • Mencegah diabetes. Kandungan manesium di dalam bayam mampu mencegah kompilkasi diabetes dan mampu menstabilkan gula darah.
  • Mencegah anemia. Ini karena banyak mengandung zat besi yang bisa membantu meregenerasi dan memperbanyak sel darah merah.

Tuh, manfaat yang diperoleh dari konsumsi bayam barzil sangatlah banyak. Memang sih masih belum banyak dijual di pasar atau abang-abang sayur tapi gak ada salahnya kita mencoba menanam di pekarangan rumah. Karena menanam bayam brazil ini sangat mudah dan anti gagal.

Cara memperbanyak cukup di stek saja batangnya. Dan bayam brazil pun akan cepat tumbuh kembali. Jadi gak salah ya kalau kita menanam bayam ini di halaman rumah dan dikonsumi sendiri.

Cara menanam bayam barzil di pot atau polybag Pertama kita siapkan dulu tanah untuk media tanamnya.  Nah, benihnya bisa ditanam langsung dalam pot atau polybag atau ditanam di tray terlebih dahulu, ini terserah masing-masing. Benih ditanam 2 sampai 3 benih dalam satu pot atau polybag. Kalau sudah memiliki 3 atau 4 daun bagi yang pakai tray bisa dipindahkan ke dalam pot atau polybag. 

Kalau yang sudah ada dalam pot atau polybag langsung aja. Pemupukan sebaiknya pakai pupuk organik saja lebih aman.Bayam barzil ini bsia dipanen 40-45 hari setelah disemai. 

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline