Lihat ke Halaman Asli

Gregorius Nafanu

TERVERIFIKASI

Pegiat ComDev, Petani, Peternak Level Kampung

Aku Cinta Indonesia ala TKK Canossa Kupang

Diperbarui: 18 Desember 2022   20:58

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Puncak Tema Aku Cinta Indonesia, topik produk lontar dan kearifan lokal NTT di Aula Sekolah Canossa, Sabtu, 12-11-2022 (Dok pribadi)

Bangun dan bukalah matamu; Saatnya meraih mimpimu. Arahkan pandangan ke depan; Tuhan kan menuntunmu (Kikan dan Eka Gustiwana).

Puncak kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ala TKK Canossa Kupang (Sabtu, 12/11/2022) berhasil dilaksanakan dengan sangat baik dan meriah. Kegiatan ini bertema 'Aku Cinta Indonesia', topik Khusus 'Produk Lontar dan Kearifan Lokal NTT' ini bertempat di Sekolah Canossa.

Tulisan mengenai Projek Penguatan Profil Pancasila ini akan dirangkai dalam empat serial. Seri pertama berjudul, Aku Cinta Indonesia Ala TKK Canossa Kupang.

Puncak kegiatan dilaksanakan di dua tempat, Aula Sekolah Canossa dan ruang kelas TKK A, B1, dan B2. Dibuka oleh Kadis PPO Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djahi, M.Si bersama Kabid, dan Para Pengawas. Hadir pula Camat Maulafa Kota Kupang, Bapak Hery Da Costa.

Kadis PPO Kota Kupang, Camat Maulafa, para pengawas membeli produk buatan siswa, guru dan orangtua TKK Canossa (dok pribadi)

Penampilan siswa-siswa TKK Canossa di Aula, berhasil menghipnotis tamu undangan. Kadis PPO Kota Kupang, Camat Maulafa, para suster, orang tua dan tamu undangan lainnya.

Dengan mengenakan kostum aneka pakaian daerah NTT, mereka menyanyikan lagu Pelajar Pacasila sambil bergoyang bersama di atas panggung. Selain lagu Pelajar Pancasila, dua lagu daerah Bolelebo dan Ie Bele Wea berhasil dinyanyikan dengan baik.

Sadarilah masa berganti; Tantangan kan kita hadapi. Bergandeng tangan untuk negeri; Era kita menanti berseri (Kikan dan Eka Gustiwana).

Kelas A berlenggak-lenggok di atas panggung ketika tiba giliran mereka ber-fashion show ria. Tingkah pola anak-anak ini sontak membuat hadirin riuh karena lucu dan menggemaskan.  Namun, mereka tetap bak peragawan dan peragawati hingga musik usai.

Sementara, kelas B1 dan B2 berkolaborasi membawakan dua tarian. Yang pertama, medley beberapa tarian daerah Nusantara, termasuk gerakan tarian Kecak Bali. Kedua, tari kreasi Timor Leste nan energik diiringi musik khas negara tetangga yang masih satu pulau dengan NTT itu.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline