Lihat ke Halaman Asli

Kisahku

Diperbarui: 26 Juni 2015   08:24

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

12983073061486088199

Peta Rumahku

Nama ibuku Kasminah. Ibuku bekerja sebagai ibu rumah tangga. Dan bapakku bernama Solekan, pekerjaan sehari harinya sebagai mekanik alat berat. Aku anak kedua dari empat bersaudara. Alamat rumahku di Jalan Yos Sudarso, Gang Krawang 2, Kelurahan Garuntang, Kecamatan Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung.

Namaku Stevano biasa dipanggil Ipan oleh kawan – kawan sepermainanku.Pada saat umurku 6 tahun, aku memasuki Sekolah Dasar 04 Sukaraja, jaraknya tidak jauh dari rumahku, saya jalan kaki menuju sekolah setiap harinya. Sewaktu SD, saya menyukai pelajaran olah raga dan aku sangat suka bermain bola karena aku bercita cita untuk menjadi pemain bola yang profesional dan dikenal oleh orang banyak.

Usiaku pun bertambah dan akupun lulus SD pada umur 12 tahun. dan aku mendaftar masuk SMP Negeri 11 Bandar Lampung. Hanya satu tahun, saya dikeluarin oleh pihak sekolah, karena aku badung dan jarang masuk sekolah. Ibuku memindahkan aku di SMP Utama 03 Bandar Lampung.

Pada awal masuk SMP Utama 03, saya berkenalan dengan Bayu, dia tinggal dekat kampungku. Hanya berselang beberapa hari masuk sekolah, saya berantem teman sekelasku. Kemudian, Aku berdua dipanggil ke kantor sekolah, aku disuruh membuat perjanjian untuk tidak mengulanginya lagi.

Namun,berkali –kali perkelahian, minum tuak semakin menjadi – jadi dalam hidupku. Aku sangat tidak suka kalau guru terlalu lama mengajar dalam kelas, begitupun dengan temanku yang bernama M. Ariansyah atau biasa dipanggil Tuang,karena suka minum tuak..

Setelah satu tahun di SMP Utama 03 Bandar Lampung, Saya naik ke kelas 9. Setiap hari sekolah, kelas 9 inilah menjadi tempatku menuntut ilmu. Aku sekarang mulai berpikir untuk tidak mengulangi tindakan burukyang sering terjadi dalam hidupku, aku tidak mau jika tidak lulus ujian akhir nanti..

Salam kenal kawan-kawan kompasiana.




BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline