Lihat ke Halaman Asli

Gaganawati Stegmann

TERVERIFIKASI

Telah Terbit: “Banyak Cara Menuju Jerman”

Pilih Anak, Karier, atau Dua-duanya?

Diperbarui: 29 Oktober 2019   18:52

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Sedih ditinggal mama bekerja (dok.Screenshot video Mama Kani)

Pak M Edy Sunarto, kompasianer di Jakarta tiba-tiba mengirim pesan di facebook. Isinya tentang seorang anak yang nggak terima ditinggal ibunya kerja. Menarik!

"Mama, mama jangan pergi bekerja lagi," seru seorang anak balita berkaos kuning gading loreng hijau gelap yang duduk di jok mobil.

"Mama harus bekerja. Kenapa mama harus berhenti bekerja?" Kamera si mama tetap mengawasinya.

"Jangan, aku mau mama di rumah, makan dan tidur bersamaku." Muka anak laki-laki itu memelas.

"Lalu siapa yang akan bekerja?" Si mama bingung.

"Ayah saja yang bekerja." Logikanya, seorang ayah sebagai kepala keluarga harus bertanggung-jawab menafkahi keluarga. Begitu dengan nalar si anak.

"Siapa?" Si ibu ingin si anak mengulang kalimat barusan.

"Ayah" Jawabnya pasti.

"Nanti Kani yang akan bekerja kalau sudah besar untuk mama." Innocent sekali, angan-angan si bocah melambung tinggi. Semoga bukan janji palsu, bukan "kecil-kecil anak kalau sudah besar menjadi onak."

"Ohh" Si ibu terhenyak. Sebuah janji besar telah dibuat si kecil untuk masa depan.

"Aku ingin mama di rumah bersamaku." Kani mengungkapkan keinginannya.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline