Lihat ke Halaman Asli

futihat nurul karimah

menulis itu, ya menulis

Lini Masa

Diperbarui: 21 November 2020   17:32

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS

Ada yang berusaha keras mempercepat waktu, menginginkan segala kemungkinan hebat yang akan terjadi di masa depan

hidup dalam mimpi mimpi yang bergejolak, meminta segera digapai

ada pula yang berusaha keras tetap mengabadikan waktu, enggan beranjak pada lini masa berikutnya

entah karena terlalu takut melangkah, tidak siap kehilangan masa masa saat ini, atau bahkan tidak akan pernah siap dengan sebuah perubahan

baik menetap, maupun mempercepat

waktu tetaplah waktu

yang memiliki peredarannya sendiri

ia bukan mahluk subyektif, yang serta merta merasa simpati apabila melihat anak manusia menangis, meminta waktu berhenti

ia bukan mahluk emosional, yang serta merta terbawa riuh semangat anak manusia yang begitu ambisius mengejar mimpi mimpinya

waktu, tidak memiliki mata maupun telinga

siap atau tidak, sudi ataupun berat hati

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline