Lihat ke Halaman Asli

Fransisco Xaverius Fernandez

Guru SMPN 1 Praya Lombok Tengah NTB

Penantian 4: Di Persimpangan

Diperbarui: 2 Desember 2022   17:08

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Persimpangan Jalan di dekat rumahku (Dokpri)

Oleh Fransisco Xaverius Fernandez

Ketika anak-anakku memilih sekolah setelah tamat SMP kami menyerahkan sepenuhnya pada pilihan mereka. Tentu kami juga memberikan masukannya.

Putera Sulung kami akhirnya memilih SMK Pariwisata dengan program keahlian  Tata Boga. Kami terus menguatkannya bahwa ada konsekuensinya ketika memilih Boga yaitu fokus pada bagian masak.

Jika mau bekerja, maka bidangnya seperti ini. Jika mau bisnis seperti ini. Kami sebagai orang tua tetap mendukungnya. Namun ketika ia mengambil Diploma 1, ternyata jurusan yang diambilnya adalah Housekeeping. Housekeeping adalah jurusan yang berkaitan dengan kebersihan kamar serta lingkungan dalam hotel dan bertujuan untuk memastikan daya tarik dan estetika hotel.

Ia sempat bekerja di Malaysia dan Qatar. Sekarang ia sedang bekerja di Uni Emirat Arab tepatnya di Dubai. Kami tetap memberikan motivasi sehingga kelak ia mau melanjutkan pendidikannya sampai jenjang sarjana.

Sedangkan untuk Si Tengah, dari semula ia sudah memantapkan pilihannya pada sekolah teknik. Terbukti mulai SMA ia sekolah di SMA Sampoerna dengan system beasiswa penuh dan model percepatan. Kemudian kuliahnya dilanjutkan di Sampoerna Akademi dengan mengambil jurusan Teknik Mesin.

Setelah selesai kuliahnya di Sampoerna Akademy ia mengikuti program beasiswa NTB dan diterima di Malaysia. Sehingga kini ia sedang melanjutkan kuliahnya di Salah satu perguruan tinggi di Malaysia dengan jurusan yang sama yaitu jurusan teknik mesin. Tekadnya sangat besar untuk melanjutkan sampai program Doktoral. Semoga tercapai apa yang menjadi cita-citanya.

Sedangkan si bungsu yang masih di SMK Pariwisata dengan program keahlian Multimedia. Sesuai dengan hobinya iapun menjalani sekolahnya dengan gembira. Sehingga sering mendapatkan juara pada lomba-lomba yang berkaitan dengan multimedia. Ia pun juara di kelasnya, tanpa banyak belajar.

Namun kini ia mulai bingung mau sekolah kemana. Ia ingin sekolah berbasis sekolah kedinasan asrama sesuai dengan jurusannya. Mungkin ada pembaca yang bisa membantunya? Mohon memberikan masukannya pada kolom komentar. Terimakasih.

****

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline