Lihat ke Halaman Asli

Fidel

Blog Personal, Bisnis, Finansial, Bentuk Berbagi Cerita dan Pengalaman

Cerdas Dalam Mengelola Keuangan Pribadi di Tengah Wabah Pandemi Covid-19

Diperbarui: 2 April 2020   02:59

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Finansial. Sumber ilustrasi: PEXELS/Stevepb

Kondisi mewabahnya pandemic Coronavirus atau Covid-19 membuat perekonomian global terpuruk. Negara-negara besar besar seperti, China, Korea Selatan, Italia, bahkan Amerika Serikat pun terkena imbasnya. Di Indonesia sendiri banyak sekali sektor-sektor industri dan bisnis yang terkena imbas. Tidak sedikit pendapatan masyarakat yang berkurang akibat wabah pandemic virus corona ini.

Dengan telah ditetapkannya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomer 21 Tahun 2020 terkait “Pembatasan Sosial Berskala Besar Dalam Rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)”. Sebagai warga negara yang baik, sebaiknya kita mematuhi peraturan Pemerintah RI dan berharap agar wabah ini cepat berlalu.

Namun, tidak bisa kita pungkiri ada banyak pekerja baik formal maupun informal yang harus berkurang atau kehilangan penghasilannya. Contohnya ada sebagian masyarakat yang barang dagangannya di toko jadi tidak laku, atau ada juga masyarakat yang harus rela tidak menerima tunjangan transportasi dan uang makan dari tempat kerja dan hanya menerima haji pokok saja.

Sebagian karyawan bahkan ada juga yang gaji nya harus dipotong dikarenakan perusahaan tidak mampu membayar gaji karyawan mereka dikarenakan menerapkan perusahaan menerapkan system Work From Home mengikuti anjuran pemerintah untuk bekerja, belajar, dan beribadah dari rumah.

Untuk menyikapi hal itu semua, khususnya dalam pengelolaan financial pribadi, saya mau berbagi tips terkait manajemen keuangan pribadi Anda dan keluarga disaat wabah Covid-19 , yaitu :

1. Membuat Tujuan Anggaran Pengeluaran Yang Baru.

2. Sebisa mungkin membayar tepat waktu semua tagihan bulanan seperti tagihan listrik, internet, hutang karti kredit, maupun tagihan lainnya.

3. Mendahulukan kebutuhan Pokok daripada kebutuhan Sekunder, kebutuhan pokok yang wajib dipenuhi adalah makanan yang sehat dan bergizi untuk memberikan kesehatan tubuh selama masa pandemi Covid-19.

4. Mencari alternatif dalam memenuhi kebutuhan pokok yaitu makan agar tidak bosan dan hemat, yaitu dengan mencoba mulai membuat program harian untuk memasak sendiri di rumah. Jika ingin jajan dengan memesan online bisa juga mencari yang sedang discount atau menggunakan voucher promo, seperti buy one get one, atau promo lainnya.

5. Kurangi atau bahkan menghapus sementara anggaran belanja konsumtif yang tidak perlu seperti membeli baju baru, tas, sepatu, kosmetik, biaya entertainment seperti nonton  bioskop, event konser, bahkan anggaran Travelling, karena sudah banyak negara luar yang melakukan lock down. Hingga harus mempertimbangkan ulang untuk melakukan mudik ke kampung halaman, sesuai anjuran pemerintah RI.

6. Usahakan untuk tetap menabung. Dengan adanya uang ditabungan dapat digunakan sebagai dana darurat yang dapat Anda gunakan dimasa-masa kritis.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline