Lihat ke Halaman Asli

Dicky Saputra

TERVERIFIKASI

Talks about worklife and business. Visit my other blog: scmguide.com

Pentingnya Supply Chain Management untuk Bisnis Kecil

Diperbarui: 5 Agustus 2021   18:31

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Supply chain management juga penting untuk bisnis kecil (Sumber foto: Tim Mossholder on Unsplash)

Mulai postingan kali ini, saya akan fokuskan artikel-artikel saya untuk membahas banyak hal tentang supply chain management, terutama untuk Anda yang punya bisnis kecil, atau baru mulai berbisnis. 

Karena saya pikir, bidang ini semakin diperlukan di masa pandemi seperti sekarang ini untuk membuat sebuah bisnis bisa bertahan dan terus berkembang.

Supply chain management itu pada dasarnya adalah kolaborasi antara pengecer, mitra saluran distribusi manufaktur, dan grosir.

Kolaborasi ini biasanya didorong oleh teknologi dan memberikan manfaat untuk semua jenis bisnis, baik itu bisnis kecil, besar, baru, atau yang sudah lama.

Kalau kita bicara bisnis besar dan sudah lama berjalan, biasanya mereka sudah bisa mengambil keuntungan penuh dari supply chain management. Tapi, bisnis kecil dan baru biasanya ngga memberikan perhatian yang cukup pada bidang yang satu ini. Sayang banget kan kalau sampai Anda ngga bisa mendapatkan manfaat yang sama?

Padahal, setidaknya ada empat cara utama di mana supply chain management yang efektif bisa membantu bisnis kecil baru Anda.

Ayo kita lihat apa saja.

Peningkatan output

Ketika Anda menerapkan supply chain management dilakukan dengan benar, itu akan membuka saluran komunikasi yang bisa Anda andalkan antara manajemen, pemasok, dan pelanggan. Yang dengan memanfaatkan komunikasi tersebut, Anda bisa memastikan pemenuhan pesanan tepat waktu untuk barang-barang yang dibeli pelanggan Anda.

Dan karena faktor keterlambatan bisa Anda hilangkan dari proses, output Anda pun bisa meningkat secara signifikan.

Peningkatan efisiensi

Efisiensi operasi bisnis kecil yang baru, seringnya mendapat pukulan paling besar dalam hal pemborosan sumber daya, baik itu waktu, tenaga kerja, atau bahan baku.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline