Lihat ke Halaman Asli

Aku dan Mimpi Besarku

Diperbarui: 9 Januari 2024   06:47

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Cerpen. Sumber ilustrasi: Unsplash

Senin pagi seperti biasa, aku yang harus melawan rasa malasku untuk bangun pagi dan bergegas berangkat sekolah demi mencari ilmu untuk mengejar cita-citaku. Hay aku Nayfa seorang siswa SMA tingkat akhir yang sebentar lagi menyelesaikan masa indah di jenjang putih abu-abu. Aku memiliki cita-cita menjadi seorang guru. Demi mewujudkan cita-cita tersebut aku meningkatkan semangat belajarku agar bisa masuk ke universitas yang aku inginkan.

Ayah, Ibu. Nay berangkat yaa. Assalamu'alaikum. Ucapku sambil berlari ke luar rumah setelah berjabat tangan dengan ayah, ibu.

Wa'alaikumussalam, iyaa nak, hati-hati.

Sesampainya di sekolah, aku kemudian duduk sambil berbincang dengan sahabatku Naura yang super tengil sembari menunggu bel masuk berbunyi

Nay, bentar lagi kita kan lulus nih yaa, nikah enak kali. Ucap Naura dengan tawanya yang sedikit mengejek.

Nikah sama tiang apa gimana, ga dulu lah, skip hahaa

Terus kamu mau ngapain habis lulus ini, mau kerja? Lanjut Naura

Niatku sih habis ini aku mau daftar kuliah Nau, aku pengen ngejar cita-citaku buat jadi guru. Semoga aja cita-citaku bisa terwujud.

Wah mantab tu Nay, pantesan aja kamu jadi giat belajar gitu. Semoga aja kamu bisa masuk ke universitas impian kamu ya

Aamiin, makasih Nau doanya. Ga kerasa ya sebulan lagi kita ujian kelulusan

Kelas akhirnya dimulai setelah bel berbunyi pukul 07.00 dan selesai pukul 14.00.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline