Lihat ke Halaman Asli

Arnold Adoe

TERVERIFIKASI

Tukang Kayu Setengah Hati

Menilai Juventus yang Tanpa Ronaldo

Diperbarui: 27 Desember 2018   13:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ronaldo di Bench Pemain saat Melawan Atalanta I Gambar :Express.co

Juventus menghadapi tuan rumah Atalanta sehari sesudah Natal.  Kepastian gelar Campione de'Inverno atau juara paruh musim membuat Si Nyonya Tua percaya diri untuk menghadapi Atalanta. Tanda-tanda kepercayaan diri itu sepertinya sudah nampak ketika sang pelatih, Massimiliano Allegri memilih untuk mengistirahatkan superstar mereka, Christiano Ronaldo.

"Cristiano Ronaldo tidak akan bermain melawan Atalanta. Namun, dia tersedia dan untuk pertama kalinya kami akan menonton pertandingan bersama dari bangku cadangan! " ujar Allegri dilansir dari  situs resmi klub, Juventus.com.  

Bermain tanpa Ronaldo, Juventus bahkan sudah unggul di menit  pertama melalui gol bunuh diri bek tengah Atalanta, Berat Djimsiti. Djimsiti tanpa sengaja menghalau bola hingga masuk ke gawang sendiri.   Stadion Atleti Azzurri d'Italia terdiam, sebaliknya  Juventus terlihat yakin akan membawa pulang poin penuh dari stadion yang terletak Bergamo ini.

Akan tetapi Atalanta bukanlah seperti kue nastar di hari Natal yang renyah dan gurih untuk dikunyah. Belum selesai Juventus melahap sampai lapisan selai nanasnya, Atalanta membuat Juventus sadar bahwa klub asuhan Gianpero Gasperini tidak mudah untuk ditaklukan.

Menit ke-24, striker Atalanta Duvan Zapata berhasil mengecoh Leonardo Bonnuci dan melepaskan tendangan keras ke sisi kiri gawang Juventus yang dikawal Wojciech Scezny. Kiper Juve asal Polandia ini masih sempat terbang menghalau, tetapi bola bergerak terlalu cepat untuk digapai. Gawang Juve bobol. Skor pun menjadi imbang, 1-1.

Pertandingan berjalan dengan begitu kerasnya di babak pertama . Wasit Luca Banti bahkan harus mengeluarkan empat kartu kuning dengan masing-masing tim mendapat dua kartu kuning.

Di Seri A, bagi klub lawan perlu dua hal penting  untuk mengimbangi Juventus yaitu kekuatan taktik dan determinasi yang ditunjang oleh kekuatan fisik. Jika mempunyai dua hal itu, maka akan cukup merepotkan Juventus karena secara teknik, Juventus sudah berada di level yang sulit dijangkau. Atalanta menunjukan di pertandingan ini memiliki keduanya.

Pelatih Atalanta, Gasperini meracik dengan cermat sehingga formasi 3-4-3 miliknya mampu menahan aliran bola crossing yang diandalkan Juve melalui Alex Sandro dan Douglas Costa, tujuan crossing ini tentunya adalah Mario Mandzukic. Hampir sepanjang pertandingan, tidak ada bola yang mampu memanjakan Mandzukic yang terkenal kejam dengan sundulannya.

Di sisi lain, lini tengah Atalanta yang dimotori Castagne dan Papu Gomez mampu memancing para pemain Juve untuk tampil keras dan sedikit emosional. Hasilnya Rodrigo Bentacur dan Giorgio Chiellini yang biasanya berhati-hati dan tampil tenang, harus mendapat kartu kuning karena terpancing permainan keras Atalanta.

Di babak kedua, pertandingan terlihat memburuk bagi Juventus ketika di menit ke-53, Bentacur mendapat kartu kuning kedua. Tiga menit kemudian, dari skema sepak bojok, Duvan Zapata terlepas dari pengamatan pemain Juve sehingga membobol gawang Juve untuk kedua kalinya. Skor 2-1 bagi Atalanta. Juventus berada di situasi sulit, sesuatu yang amat jarang  terjadi di musim ini.

Wajah Allegri terlihat gundah dan meminta Ronaldo agar mempersiapkan diri. Allegri dan Juventus membutuhkan Ronaldo. Benar, menit ke-65, Ronaldo masuk menggantikan Sami Khedira.  Masuknya Ronaldo, membuat Juventus seperti tampil kembali dengan 11 orang. Ah, sebenarnya Atalanta saja yang grogi setelah Ronaldo masuk dan bermain lebih defensif.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline