Lihat ke Halaman Asli

Arif Firmansyah

freelancer

Powell Mungkin Membiarkan Kenaikan Suku Bunga AS tapi Penuh Teka Teki

Diperbarui: 27 Agustus 2023   14:03

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Foto: Ketua The Fed Jerome Powell. (AFP/SAUL LOEB/cnbcindonesia.com) 

Dari pidato kemarin Jerome Powell sepertinya akan membiarkan suku bunga Amerika naik lagi hal itu karena target dari inflasi yang belum tercapai dan masih diatas 2%, namun dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi amerika atas laporan yang cukup membaik di hari2 kemarin.

Tapi peluang menaikan suku bunga mungkin perlu dipikirkan lagi oleh Bank Sentral Amerika, dilihat dari berbagai laporan yang menunjukan kemajuan terkait ekonomi Amerika di berbagai sisi, hal ini diperkuat dengan pernyataan dari Presiden Federal Reserve Bank of Cleveland Loretta Mester tanggal 26 Agustus 2023, berikut ungkapnya:


"Kita mempunyai peluang bagus untuk mencapai inflasi 2% tanpa merusak perekonomian riil."


"Akhir tahun 2025 sebagai tujuan mencapai inflasi 2% bukanlah sebuah perhentian yang sulit."

"Saya ingin mengkalibrasi kebijakan sehingga kita mencapai inflasi 2% pada akhir tahun 2025 dan tidak membiarkannya melayang ke tahun 2026."


"Saya ingin mengevaluasi kembali pandangan saya dari bulan Juni mengenai penurunan suku bunga pada paruh kedua tahun depan."


"Setelah kita berhenti menaikkan suku bunga, kita perlu menahannya untuk sementara waktu."

"Prospek saat ini adalah kenaikan suku bunga satu kali lagi, meskipun belum tentu pada bulan September."

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline