Lihat ke Halaman Asli

Arifah Mufidah

matematika

Stoikisme dan Islam

Diperbarui: 31 Desember 2020   20:56

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Ruang Kelas. Sumber Ilustrasi: PAXELS

Stoikisme adalah madzab filsafat yang berkembang 400 tahun lalu dari yunani sampai romawi. Dua tokoh yang menonjol yaitu seneca dan marcus aurelus. Orang dengan paham stoikisme disebut orang-orang stoik. Stoikisme diprcaya dapat mengatasi 3 persoalan yaitu

1. Amarah

muncul karena tabrakan keras antara harapan dan kenyataan yang tak sesuai

Misal saja teman yang tak menepati janji, anggota organisasi yang sulit diatur, maupun pejabat yang tingkahnya membuat kita gleng geleng kepala

Bagi orang stoik, cara untuk mengatasi kemarahan tersebut adalah dengan mengurangi harapan

2. Mengutuk kenyataan

Hal tersebut terjadi karena seseorang belum bisa membedakan mana hal yang bisa diubah dan mana yang dapat diubah.

Misalkan ada pesawat yang terlambat penerbangannya dikarenakan hujan badai dan petir, seseorang ada yang mencaci pihak penerbangan. Akan tetapi bagi orang stoik, hal tersebut tidak bisa mengubah keadaan

3. Kehilangan perspektif

Hal ini terjadi karena kebanyakan orang menganggap semua masalah adalah penting. Entah masalah tersebut besar atau kecil. Sehingga menyebabkan panik dan stress. Bagi orang stoik kita harus punya jarak dengan suatu masalah, karena masalah yang ada tidak lebih besar dengan kehidupan kita.

FILOSOFIA dengan sedikit gubahan

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline