Lihat ke Halaman Asli

Aal Munawar

Mahasiswa Kedokteran

Merosotnya Ekonomi Indonesia Akibat Pandemi Covid-19

Diperbarui: 8 Mei 2021   18:11

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Kesehatan. Sumber ilustrasi: FREEPIK/Schantalao

Pandemi Covid-19 telah menyebabkan masalah serius di seluruh dunia. Banyak orang yang terjangkit virus jenis ini. Penyakit ini dapat dengan mudah menular ke orang lain hanya dengan melakukan kontak langsung seperti bersentuhan, maupun melalui udara seperti droplet (percikan bersin) dan batuk dari orang yang terjangkit Covid-19.

Mudahnya penularan Covid-19 membuat hampir seluruh negara membatasi negara mereka dengan melakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penyebaran Covid-19. Indonesia adalah salah satu negara terdampak Covid-19 yang melakukan pembatasan sosial berskala besar. Akibat kebijakan ini, banyak aktivitas masyarakat yang terganggu sehingga memunculkan masalah baru.

Salah satu masalah yang muncul akibat pembatasan sosial berskala besar adalah merosotnya ekonomi negara. Pembatasan aktivitas sosial membuat masyarakat tidak dapat bekerja seperti biasanya sehingga pendapatan menurun dan daya beli berkurang. Hal ini berdampak pada sektor ekonomi negara.

Nah, berikut dampak ekonomi Indonesia akibat pandemi Covid-19 :

1. Perusahaan Besar Terancam Bangkrut.

Pembatasan Sosial Berskala Besar menyebabkan berhentinya seluruh kegiatan perusahaan. Seluruh kegiatan industri dan perkantoran terpaksa berhenti beroperasi. Hal ini mengakibatkan menurunnya produktivitas perusahaan sehingga pendapatan perusahaan menurun. Misalnya, sektor hotel dan penerbangan mengalami penurunan pendapatan akibat pembatasan sosial.

2. Terjadinya PHK besar-besaran sehingga angka pengangguran semakin bertambah.

Untuk menutupi kerugian akibat pandemi Covid-19, pihak perusahaan terpaksa mem-PHK karyawan mereka. Hal ini dilakukan untuk menyelamatkan perusahaan agar tidak bangkrut. Akibanya, angka pengangguran menjadi bertambah sehingga menyebabkan masalah baru lainnya.

3. Pendapatan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah menurun, bahkan nyaris tidak ada.

Bertambahnya angka pengangguran membuat daya beli masyarakat menurun. Hal ini berdampak pada UMKM sehingga menurunnya penjualan barang dagangan seperti sembako dan perabotan rumah tangga, serta rumah makan menjadi sepi pengunjung. Selain itu, adanya pandemi Covid-19 juga membuat masyarakat membatasi kegiatan sosial misalnya keluar rumah sehingga berdampak pada pendapatan UMKM.

4. Indonesia Terancam Krisis Ekonomi

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline