Lihat ke Halaman Asli

Taufik Al Mubarak

TERVERIFIKASI

Tukang Nongkrong

Belajar Bahasa Inggris di Pare demi Bisa ke Luar Negeri

Diperbarui: 3 April 2023   23:17

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Pose bersama kawan-kawan dan tutor yang pakai jilbab/Dok Pribadi

Salah satu keputusan terbaik yang saya ambil di bulan Ramadan tahun 2023 ini adalah belajar bahasa Inggris. Dan, tempat yang saya pilih tentu saja adalah Tulungrejo di Pare, Kediri, Jawa Timur. Sudah lama desa Tulungrejo dikenal sebagai Kampung Inggris. Saban tahun muda-mudi dari berbagai pelosok tanah air tumpah ke desa ini.

Saya memutuskan datang ke desa yang tidak hanya memiliki lembaga kursus Bahasa Inggris ini setelah menonton puluhan video di YouTube dan membaca banyak ulasan di blog. Menurut informasi yang saya peroleh itu, Pare merupakan tempat yang sangat direkomendasikan jika ingin fokus belajar Bahasa Inggris, selain Bahasa Arab dan Mandarin. Teman-teman saya pun banyak yang sudah belajar di desa yang masih sangat asri ini.

Saat pertama kali menginjak kaki di Pare, saya begitu kagum dengan dusun Tegalsari di Desa Tulungrejo ini. Nuansa kampung bahasa langsung terasa ketika kita mulai memasuki desa ini. Di Pare Corner atau pusat Pare, kita dapat melihat secara langsung keberadaan lembaga kursus bahasa Inggris, mulai dari Jalan Brawijaya, Anyelir, Asparaga, Dahlia hingga Sriwijaya. Di kiri-kanan jalan yang kita lalui tidak sulit menemukan lembaga kursus bahasa, baik kecil maupun besar.

Berdasarkan informasi yang saya baca dan kemudian saya dengar dari banyak orang di Pare, tempat kursus bahasa Inggris pertama di Pare adalah Basic English Course (BEC) yang dibangun tahun 1972. Awalnya lembaga ini hanya untuk mengajarkan para siswa untuk belajar basic bahasa Inggris. Kemudian, lembaga-lembaga kursus bahasa Inggris yang lain pun berdiri. Hingga kini tercatat, lebih 300-an lembaga kursus bahasa Inggris ada di Kampung Inggris Pare ini.

Selain ingin meningkatkan skill berbahasa Inggris, saya datang ke Pare karena penasaran saja dengan keberadaan kampung ini. Saya ingin tahu semaju apa sih kampung yang sangat terkenal ke seantero Indonesia ini. Setelah saya lihat dari dekat, kursus bahasa Inggris benar-benar membawa berkah untuk warga dan kampung Tulungrejo. Perekonomian masyarakat di kampung ini tumbuh pesat. Warung nasi, toko atau kios bisa kita temukan di mana-mana. 

Usaha rental motor dan sepeda tumbuh seperti jamur di musim hujan. Di setiap jarak 200 meter kita bisa menemukan tempat penyewaan sepeda dan sepeda motor. Hal yang sama juga kita temukan pada usaha laundry. Di mana-mana ada rumah warga yang memasang plang nama: menerima laundry.

Jangan tanya warung makan. Di mana-mana, rumah warga atau kios disulap menjadi warung makan. Orang yang belajar Bahasa Inggris (termasuk juga bahasa Arab) dapat dengan mudah menemukan warung yang menjual nasi. Banyak sekali pilihan menu makanan di sini. Harganya pun sangat bersahabat dengan para perantau.

Saya tiba pertama kali di Pare pada tanggal 4 Ramadan. Saya mendaftar di lembaga kursus MrBob Super Seru, salah satu lembaga kursus terbesar di Pare selain Brilliant English Course. 

Kebetulan saya ambil program untuk 1 bulan dengan paket 5-Up. Ini artinya setiap hari saya belajar di dua kelas, mulai pukul 08.30-10.00 dan pukul 10.00-11.30. 

Selain itu, tiap pagi ada morning club di mana tutor camp mengajari kita tentang Tenses dan berlatih speaking. Pada sore, selama hari kerja, ada visit tutor, yaitu tutor dari camp lain datang ke camp tempat kita ditempatkan. Jadi benar-benar fokus meningkatkan skill bahasa.

Halaman Selanjutnya


BERI NILAI

Bagaimana reaksi Anda tentang artikel ini?

BERI KOMENTAR

Kirim

Konten Terkait


Video Pilihan

Terpopuler

Nilai Tertinggi

Feature Article

Terbaru

Headline