Gaya Hidup

Pertolongan Pertama Anak Kreatif Zaman Sekarang

12 Januari 2018   16:57 Diperbarui: 21 Januari 2018   14:07 264 0 0

Biasanya ketika telah sampai di rumah kemudian, merebahkan badan di kasur masih sering melakukan kegiatan yang lain seperti melihat hal baru di instagram. Tetapi tak jarang saya berpikir-pikir tentang berbagai kerjaan yang akan dilakukan esok hari. Hal ini yang membuat saya susah tidur dan kalo udah begini suka kena insomnia. 

Saya telah mencoba berbagai cara yang biasanya ada di pencarian internet seperti menghitung domba, meminum susu hangat, mendengarkan lagu yang cocok untuk tidur tapi semua itu tidak ada yang berhasil. Hingga saya mencoba dengan menggunakan aromaterapi tapi nyatanya sama saja. Sampai saya mencoba cara Ibu saya, menggunakan minyak kayu putih aroma di otot-otot yang tegang seperti pangkal leher dan disekitar kening. Ini ampuh sekali untuk membuat saya relaks hingga terlelap.

                Untuk orang yang berkerja dalam dunia kreatif minyak angin menjadi andalan dikala begadang untuk menangkis masuk angin. Bisa dibawa-bawa kemanapun seperti pekerjaan cameramen yang harus siap syuting di daerah mana saja. Dari gunung hingga pantai dijelajahi untuk mendapatkan hasil scene yang memukau untuk penikmat visual. 

Selain itu, seringkali di dalam perjalanan lokasi syuting dengan medan yang berat harus melewati bebatuan ataupun medan yang memerlukan fisik yang berat. Cameramen juga harus siap siaga dengan membawa pertolongan pertama. Pasangan saya sering membawa ini ketika kakinya keseleo atau melemaskan otot-otot yang tegang akibat berhari-hari jalan memasuki pedalaman Kalimantan.

                Berbeda lagi dengan teman saya yang profesinya bekerja sebagai desain grafis. Sebagai desain grafis pekerjaan ini menuntut ketelitian yang tinggi dan benar-benar harus duduk di depan computer selama 8 jam. Tapi tidak jarang juga lembur karena kerjaan belum selesai atau deadline dari klien semakin dekat. Karena di depan komputer tentunya melelahkan karena harus terus menerus duduk. Otot-otot di sekitar leher sering terasa pegal, termasuk bahu dan punggung. Jadi, mau tidak mau membawa minyak kayu putih aroma untuk merelakskan otot-otot untuk tetap bisa begadang. Terkadang teman saya ini menjadikannya ritual bersama tema-teman lemburnya dalam menyelesaikan deadline.

                Berbagai profesi dalam bidang  kreatif tidak menyurutkan minat kami untuk tetap menekuni bidang ini. Karena kami telah percaya dengan minyak kayu putih aroma yang bakal membantu kami pada pertolongan pertama. Dengan manfaat yang diterima bukan hanya orang kreatif saja tapi minyak kayu putih menjadi andalan keluarga saya, pasangan saya dan teman-teman saya ketika sakit. Semakin dewasa kami belajar bahwa penyakit akan rentan dengan aktivitas kami yang tidak menentu. Tidur berkualitas untuk tetap sehat menjadi salah satu cara kami beristirahat. Minyak kayu putih aroma bukan hanya membantu tapi prioritas di setiap perjalanan kreativitas kami.