Sejarah

Kisah Dramatis Satu-satunya Korban Selamat dari Kecelakaan Pesawat yang Menabrak Bukit Saran di Kalimantan Barat

21 Mei 2018   16:33 Diperbarui: 21 Mei 2018   16:43 103 0 0

KISAH DRAMATIS DARI SATU SATUNYA KORBAN YANG SELAMAT DARI KECELAKAAN PESAWAT YANG MENABRAK BUKIT SARAN DI KALIMANTAN BARAT

Seseorang tidak akan meninggal sebelum ajalnya tiba. Itu adalah janji Allah SWT dan sudah terbukti sangat jelas di kehidupan dunia ini. Seperti kisah seseorang yang selamat dari kecelakaan pesawat  Britten Norman bernomer penerbangan BN-ZA yang jatuh di bukit saran Kalimantan barat.

Kecelakaan tersebut tarjadi karena cuaca yang buruk. Pesawat tersebut baranggotakan sepuluh orang dan Ny Nur adalah satu satunya yang selamat dari musibah itu. Ny Nur berjuang sendiri didalam hutan selama 6 hari enam malam sebelum di temukan oleh warga dan tim sar. Lokasi bukit saran adalah area hutan belantara dan pada saat itu masih sangat jarang di jamah oleh manusia.Pesawat tersebut jatuh sekitar tahun 90an, dan kala itu  bukit saran masih sangat jarang  ter jamah oleh manusia.

Ny Nur berusaha bertahan hidup dari musibah tersebut dengan cara mencari bantuan dan menunggu tim sar yang datang. Dalam penantianya selama 6 hari Ny Nur berusaha untuk bertahan hidup dan melawan rasa takutnya, banyak hal yang terjadi di hutan, diantaranya ia mendengar suara mesin singso dan berusaha untuk mendatangi tempat tersebut, namun ia tidak mampu menemukan lakasi sumber suara dan memutuskan untuk kembali ke dekat lokasi pesawat terjatuh dengan harapan tim SAR akan dapat menemukannya .

Ia menanti rakan -rekanya  yang lain untuk keluar dari pesawat dan berharap ada rekannya yang masih hidup, namun rekan- rekanya takkunjung keluar, setelah beberapa waktu ia baru sadar bahwa dia adalah satu satunya korban yang selamat. Ny Nur baru di temukan di hari ke enam oleh warga dayak setempat, warga tersebut bernama Ningkatan, Sandin, dan Kundin. Pada saat di temukan kondisi Ny Nur sudah sangat lemah.