Amir Mahmud
Amir Mahmud

Menulis melatih emajinasi

Selanjutnya

Tutup

Balap Pilihan

Rindu Persaingan Pembalap Era 80an hingga 90an

1 Agustus 2018   21:19 Diperbarui: 1 Agustus 2018   22:03 358 2 2
Rindu Persaingan Pembalap Era 80an hingga 90an
Sumber. detik.com

Penulis adalah penggemar F1 pada era 80-an dan 90-an. Pada waktu itu seumuran anak SMP, penulis memperoleh informasi tentang F1 dari Tabloid Bola yang terbit tiap Jumat. Dengan sedikit menyisihkan jajan untuk dapat membeli Tabloid Bola pada tiap minggunya. Info-info tentang olahraga terutama artikel tentang F1 sangat menarik minat penulis untuk membaca dan melahap habis seluruh info.

Minggu kemarin tanpa sengaja penulis mencari-cari siaran Televisi pas habis shalat Magrib, pada salah satu stasiun Televisi Swasta ternyata sedang menayangkan siaran langsung F1 di sirkuik Hungaroring Hungaria, karena penasaran penulis ikuti tayangan langsung yang berlangsung 70 putaran, adapun lomba itu dimenangkan Lewis Hamilton pembalap Mercedes, Sebastian Vettel (Ferrari) dan Kimi Raikonnen (Ferrari).

Podium GP Hungaria (sumber.motorsport.com)
Podium GP Hungaria (sumber.motorsport.com)
Setelah nonton siaran lansung penulis coba cari-cari info bacaan yang menyangkut persaingan F1 musim 2018 dan klasemen sementara 5 besar sampai dengan GP Hungaria adalah sebagai berikut ;

1. Lewis Hamilton(Mercedes) 213 poin

2. Sebastian Vettel (Ferrari) 189 poin

3. Kimi Raikonen (Ferrari) 146 poin

4. Valtteri Bottas (Mercedes) 132  poin

5. Daniel Ricciardo (Red Bull) 118 poin

Melihat jumlah seri yang tersisa sebanyak 9 seri pada musim ini, hanya 2 pembalap yang memiliki peluang juara yaitu Hamilton dan Vettel dengan tanpa meremehkan para pembalap yang lain.

Persaingan pembalap pada beberapa beberapa tahun terakhir hanya 2 pembalap itu saja cuma ada selingan dari Nico Rosberg (Mercedes)  (kalau di sepakbola hanya ada Messi dan Ronaldo pada balon dor).

Penulis memutar memory kembali pada era 80-an, pada era itu diisi oleh pembalap Top diantaranya ;

1. Ayrton Senna

Ayrton Senna (camargus.com)
Ayrton Senna (camargus.com)
2. Alain Prost
Alain Prost (camargus.com)
Alain Prost (camargus.com)
3. Nelson Piquet

Nelson Piquet (camargus.com)
Nelson Piquet (camargus.com)
4. Niki Lauda

Niki Lauda (camargus.com)
Niki Lauda (camargus.com)
Ditambah lagi dengan Nigel Mansell, Keke Rosberg, Patrick Tambay, Gerharg Berger dan lain-lainnya, menjanjikan pertarungan dan persaingan seru dan sengit setiap seri dan musim.

Pertarungan Alain Prost vs Ayrton Senna yang melegenda. Nelson Piquet vs Nigel Mansell. Pokoknya susah saya ungkapkan dengan kata-kata lain kalao penulis akan mengupas prestasi dan pertarungan klasik dimaksud.

Selanjutnya pada awal 90-an tepatnya tahun 1991 muncul bintang muda F1. Michael Schumacher dari Jerman yang waktu itu sempat berseteru dengan Ayrton Senna. Schumi sempat merajai F1 selama 1 dekade lebih dan merupakan pembalap peraih gelar dunia terbanyak di Planet Bumi dengan 7 gelar juara dunia.

Michael Schumacher (camargus.com)
Michael Schumacher (camargus.com)
Setelah era itu persaingan sudah kurang menarik (mungkin menurut saya yang lain tidak) sehingga pamor F1 sedikit meredup dibanding motogp dengan Valentino Rossinya.

Entah kapan lagi kita bisa menyaksikan pertarungan klasik F1 seperto dahulu lagi dan F1 menjadi tontonan favorit lagi....sebuah harapan.