Mohon tunggu...
Amelia Indriani Puspitasari
Amelia Indriani Puspitasari Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Mendengarkan Musik

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Mahasiswi Untag Surabaya Membantu Meningkatkan Perekonomian UMKM Bubur Ayam Cianjur Melalui Digitalisasi Pemasaran Produk

30 Juni 2022   17:03 Diperbarui: 30 Juni 2022   17:07 34 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun

Surabaya, 30 Juni 2022--Pandemi Covid-19 faktanya memang mempengaruhi banyak sektor di Indonesia. Tidak terkecuali dampak terburuk yang dirasakan adalah sektor perekonomian. Banyak UMKM yang harus memutar aktif dan mencoba berbagai cara untuk bisa terus bertahan di tengah masa pandemi disertai dengan penyesuain diri kepada pola hidup dan gaya hidup yang mulai berubah pada masyarakat konsumen Indonesia yaitu dengan membiasakan hidup sehat, menggunakan masker dan menjaga jarak secara sosial dan fisik. Upaya penyebaran Covid 19 yang dicanangkan Pemerintah ini ternyata berdampak nyata kepada perekonomian UMKM.

Salah satu strategi pemulihan ekonomi adalah terhubung dengan ekosistem digital, dengan cara mendigitalisasi pasar agar para pelaku usaha bisa tetap melakukan aktivitas usahanya meskipun di tengah pandemi Covid-19. Pelaku UMKM bisa mulai berubah dalam membangkitkan usaha-usahanya dan menyesuaikan diri di era Endemi dengan memanfaatkan teknologi informasi (IT) di dalam bisnisnya

Berdasarkan analisis situasi yang dilakukan oleh Mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Amelia Indriani Puspitasari dari program Studi Akuntansi yang dibimbing oleh Ibu Dra. Ratnaningsih Sri Yustini, MM selaku DPL (Dosen Pembimbing Lapangan) telah melakukan survei di Ketintang IV RT.09/RW.01 Kelurahan Wonokromo Kota Surabaya, kondisi UMKM tersebut belum berjalan dengan baik, dikarenakan menurunnya penjualan yang disebabkan oleh kurangnya proses pemasaran dan kemasan produk yang kurang menarik minat pelanggan.

"Sebelum menyusun program kerja KKN mahasiswa melakukan koordinasi dengan pemilik UMKM Bubur Ayam Cianjur yaitu Bapak Husein. Beliau mengatakan dalam usahanya ditemukan beberapa masalah yaitu kemasan produk yang kurang menarik minaat konsumen yang menyebabkan menurunnya penjualan pada produk, dan kurangnya media pemasaran produk secara online di sosial media" ujar Amelia.

Dari temuan masalah tersebut, mahasiswa menyusun program kerja yang nantinya akan membantu permasalahan yang terjadi pada UMKM. Adapun program kerja yang dilakukan yaitu dengan membantu membuatkan desain logo pada kemasan yang lebih menarik dan kekinian. Setelah itu, membantu mendaftarkan UMKM pada sosial media dan e-commerce. Dengan melakukan pemasaran secara online dapat menjangkau konsumen lebih luas lagi, tidak hanya di wilayah sekitar saja melainkan dapat dikenal di seluruh daerah.

Setelah pelaksanaan program kerja KKN ini hasil yang didapatkan sangat memuaskan, dimana semua permasalahan yang terjadi pada UMKM teratasi. Hal ini dapat dilihat dari meningkatnya daya tarik beli konsumen. Untuk itu, pemilik UMKM Bapak Husein memberikan respon positif karena sangat terbantu dengan adanya program kerja KKN ini

"Saya merasa terbantu dengan adanya program kerja KKN yang dilaksanakan, menurut saya program tersebut sangat membantu mempermudah saya dalam memasarkan produk yang saya jual. Dengan adanya program Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini, saya mengetahui peranan media sosial dan e-commerce untuk memperluas jangkauan pemasaran, sehingga produk yang saya jual bisa menarik banyak konsumen serta bisa meningkatkan penjualan" ujar Bapak Husein.

#UntagSurabaya #KitaUntagSurabaya #UntukIndonesia #UntagSurabayaKeren

#EcoCampus #KampusKompeten

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan