Mohon tunggu...
AhmadKhoiruddin
AhmadKhoiruddin Mohon Tunggu... Tukang Tidur -

seorang mahasiswa yang masih lebih suka tidur dan ngimpi dibanding nulis.

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Sebuah Intropeksi Diri

21 Februari 2015   18:36 Diperbarui: 17 Juni 2015   10:46 20 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Sebuah Intropeksi Diri
Puisi. Sumber ilustrasi: PEXELS/icon0.com

Sebuah Introspeksi Diri: Segumpal Pikiran dan Harapan Sekumpulan Siswa Kurtilas terhadap Bapak Presiden Saat Ini

Teruntuk : Bapak Presiden

Kami akhirnya mengerti, mengapa Bapak begitu berhati-hati dalam memberi keputusan lalu...

Kami sadar dan tersadar! Bahwa, memimpin negara (tentunya) takkan semudah memimpin kelompok belajar!

Banyak musuh (dalam selimut) disekitar Bapak.

Sedangkan, kami masih bercanda ria saat merangka tugas bersama, padahal itulah (seharusnya) pendidikan dasar buat kita!

Dan, penyelesaian akhir paling parah (ketahuilah, Bapak) : pembunuhan harga diri orang-orang karya! Mereka terpaksa mengerjakan tugas bersama seorang diri! Tak banyak yang berhaluan dengan mereka.

Rupanya, bibit musuh (dalam selimut) pun, sudah bermetamorfosa, sejak sang karya berjaya!

Kesimpulanku : Bahkan, dalam kelompok Bapak sendiri pun, tak banyak yang berhaluan dengan Bapak.

Sementara itu, kami yang masih dalam tahap belajar memimpin, sudah merasa terlunta-lunta!

Bagaimana dengan Bapak, yang tak dinyana bisa berkarya adiwarna (sekalipun karya Bapak sering dijegal oleh Mbok Bos Kelompok yang otoriter)?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x