Ambae.exe
Ambae.exe wiraswasta

Computer Application, Maintenance and Supplies

Selanjutnya

Tutup

Regional

RSTC Makassar Raker di Bantaeng

12 Januari 2018   22:52 Diperbarui: 12 Januari 2018   23:27 419 0 0
RSTC Makassar Raker di Bantaeng
Dirut RSTC Makassar sampaikan sambutan saat jamuan makan malam di Kawasan Revitalisasi Pantai Seruni Bantaeng (12/01/18).

Tak kurang dari 109 peserta Rapat Kerja (Raker) Tahunan dari Rumah Sakit Tadjuddin Chalid (RSTC) Makassar dijamu makan malam di Gedung Pengawasan SDKP Kabupaten Bantaeng, Jum'at (12/01/18). Rombongan yang dipimpin Dr. I Gusti Lanang Suartana Putra, MM, MARS selaku Direktur Utama diterima Kepala BKPSDM Kabupaten Bantaeng, H. Asri Sahrun Said. Turut hadir Kepala Dinas Pariwisata, Subhan, Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Andi Ihsan dan Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan, Dr. Armansyah.

"Terima kasih pada Pak Dirut dan seluruh rombongan telah memilih Bantaeng pada pelaksanaan Rapat Kerja Tahunan. Bantaeng ini salah satu daerah dengan pertumbuhan sangat maju dan akselerasi sangat cepat. Dulunya rumah sakit yang Bapak/Ibu lihat disana, bahkan gedung yang kita tempati saat ini adalah laut. Kemudian ditimbun dan dimanfaatkan seperti sekarang ini." jelas Asri.

Peserta Raker terdiri dari dokter dan karyawan rumah sakit. Rapat Kerja dilaksanakan selama 2 hari berturut-turut, 11-12 Januari 2018 bertempat di Pantai Marina Bantaeng. Keluarga besar rumah sakit yang beralamat di Biring Kanayya, Kota Makassar ini tahun 2017 lalu adakan Raker di Pantai Bira, Bulukumba dan setahun sebelumnya di Malino, Gowa.

"Dua hari kita sudah melakukan Rapat Kerja. Kegiatan ini sudah bisa kita akhiri tadi petang. Hari ini kita berada di Pantai Seruni tentu jadi kebanggan buat kita semua. Bagaimana Rumah Sakit yang baru saja mulai mengembangkan dirinya, tumbuh untuk menjadi Rumah Sakit Umum. Tetapi sangat bangga kami sampaikan diterima dengan baik Bapak Bupati dengan jajarannya." ungkap Dirut RSTC Makassar.

Menurutnya rumah sakit yang dipimpinnya selama 1 tahun lebih belum menyamai Rumah Sakit Umum Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng. "Memang belum sebesar rumah sakit kita di Bantaeng. Kalau disini sudah 8 lantai dengan tempat tidur lebih dari 200. Kami masih dengan 1 lantai, konsep rumah sakit masih jaman lama dihubungkan dengan selasar cukup panjang. Mengingat luas lahan yang juga sangat luas. Hal itu Membuat kita manja bahwa kita lupa harus membuat konsep rumah sakit yang terpadu." pungkasnya.

Dirinya berharap tahun ini RSTC dapat dikembangkan menjadi 4 lantai. Kementerian Kesehatan mengganggarkan hampir 100 Milyar guna pembangunan RSTC untuk tahap pertama sesuai master plan. (AMBAE)


salam #AMBAE