Mohon tunggu...
Dede Amar Udi Ilma
Dede Amar Udi Ilma Mohon Tunggu... International Program For Law and Sharia ( IPOLS )

Pembelajar, Penjelajah, Pencinta Olahraga, Traveler

Selanjutnya

Tutup

Sosbud

Cerdas dalam Ilmu Anggun dalam Moral

18 November 2019   22:42 Diperbarui: 18 November 2019   22:47 0 2 1 Mohon Tunggu...
Cerdas dalam Ilmu Anggun dalam Moral
lensamu

Kilas balik
Muhammadiyah adalah salah satu organisasi terbesar di Indonesia. Muhammadiyah didirikan oleh K.H. Ahmad Dahlan pada 18 November 1912 di Yogyakarta. Nama organisasi ini diambil dari nama Nabi Muhammad SAW.

Muhammadiyah secara etimologis dikenal juga sebagai orang-orang yang menjadi pengikut Nabi Muhammad SAW, karena berasal dari kata Muhammad, sedangkan secara terminologi berarti gerakan islam, dakwah Amar ma'ruf nahi munkar dan tajdid, bersumber pada Al-Qur'an dan As-sunnah, maksud dan tujuan Muhammadiyah adalah untuk menegakan dan menjunjung tinggi agama Islam sehingga terwujud masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.

Tema Milad 107 tahun
Selanjutnya, tema milad Muhammadiyah kali ini adalah "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa". Salah satu amal usaha Muhammadiyah melalui jalur pendidikan yaitu mendirikan sekolah dari Taman Kanak-kanak sampai Perguruan Tinggi, di era milenial pendidikan adalah salah satu kunci sukses untuk dapat bersaing dengan negara lain.

"Tahun ini kami mengambil tema milad "Mencerdaskan Kehidupan Bangsa" dan tema ini sebenarnya klasik bagi Muhammadiyah," kata Agung saat melakukan konferensi pers Milad ke-107 Muhammadiyah di Lobi Rektor Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) berdasarkan laman Republika, Sabtu (16/11).

Muhammadiyah berharap dengan diangkatnya tema mencerdaskan kehidupan bangsa dapat tercipta pelajar yang cerdas dalam ilmu pengetahuan, teknologi dan moral, selain dari itu Muhammadiyah juga menekankan pendidikan karakter bagi kaum-kaum terpelajar. Sementara dalam kesempatan lain disebutkan bahwa makna tema milad yang dimaksud adalah Cerdas dalam ilmu, Anggun dalam moral memiliki makna sebagai berikut: 

(1) Memiliki banyak ilmu dan berbagi informasi. (2) memiliki sifat kritis, yang ditunjukkan dengan tidak menerima informasi mentah-mentah, ,akan tetapi harus melakukan tabayyun terlebih dahulu; (3) orang cerdas itu berpikir visioner, yang bertujuan untuk menciptakan masyarakat utama yang adil dan makmur.

Kemampuan menguasai ilmu pengetahuan, teknologi dan moral merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan iman dan amal shalih yang menunjukan derajat kaum muslimin dan membentuk pribadi ulil albab, selain dari pada itu Muhammadiyah juga menekankan pendidikan karakter bagi kaum-kaum terpelajar agar anggun dalam moral dan dapat meneladani perilaku terpuji Rosulullah.

Dalam rangka mengimplementasikan hal di atas, dalam Milad ke 107 diterapkan Muhammadiyah Online University (MOU). MOU adalah model penyelenggaraan perguruan tinggi Muhammadiyah yang berbasus teknologi. Hal ini merupakan jawaban atas tantangan perubahan zaman menuju revolusi industry 4.0.

Perayaan Milad
Dalam milad kali ini Muhammadiyah menyelenggarakan acaranya di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta tepatnya di Sportorium (UMY), Muhammadiyah mempercayakan kepada musisi indonesia Eros Candra (Gitaris Sheila On 7) untuk mengaransmen lagu yang membawa kemajuan sesuai dengan tema, selain lagu Muhammadiyah juga akan memperkenalkan batik Muktamar Muhammadiyah, dan Penganugerahan Muhammadiyah Awards.

Sebagai informasi, lagu Milad 107 Muhammadiyah yang diaransemen oleh Eross Chandra ini ditulis sendiri oleh ketua umum Prof. Haedar Nashir. Sedangkan iringan musik dibersamai oleh Orchestra Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Sang Surya Philharmonic.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN