Mohon tunggu...
Amany Balqis El Annisa
Amany Balqis El Annisa Mohon Tunggu... Mahasiswa

akun ini saya gunakan untuk menunaikan tugas mata kuliah

Selanjutnya

Tutup

Edukasi

Imajinasiku, Kreativitasku

26 Oktober 2020   20:05 Diperbarui: 26 Oktober 2020   20:14 8 2 0 Mohon Tunggu...

"Mama, Papa coba lihat hasil gambarku, aku menggambar naga loh"

"Mama andaikan aku punya rumah permen pasti enak ya, nanti bantalku aku makan hehe"

Dua kalimat diatas adalah sedikit gambaran tentang apa yang sering diimajinasikan oleh anak. Apa itu imajinasi? Imajinasi adalah khayal atau kemampuan berkhayal. Tak heran anak-anak sering sekali berimajinasi karena hal itu menjadi salah satu bagian dari proses berpikirnya. Dalam dunia imajinasi, apapun dapat terwujud dan dapat diwujudkan dalam dunia nyata meskipun hanya berupa gambar. Seperti contoh kartun Mickey Mouse dapat digambarkan seolah-olah ia hidup dan dapat melakukan berbagai aktivitas layaknya kita padahal dalam kenyataannya ia adalah seekor tikus. Hal tersebut dapat terwujud karena adanya hubungan antara imajinasi dan kreativitas. Apa itu kreativitas? Kreativitas berasal dari kata kreatif yang berarti suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda dari sebelumnya. Penambahan huruf akhir 'itas' pada kata kreatif menjadi perubahan arti kata yang dari semula kata kerja menjadi kata sifat. Dari pengertian sederhana diatas dapat kita simpulkan bahwa imajinasi dan kreativitas adalah dua hal yang saling berkaitan dan tidak dapat dipisahkan. Objek kreativitas sangatlah banyak. Tak hanya barang nyata yang sangat jelas terlihat, barang abstrak atau barang mati pun dapat menjadi objek kreativitas baik pada anak maupun orang dewasa.

Ada beberapa model kreativitas, salah satunya adalah kreativitas imajinatif yang menggabungkan antara kreativitas dan kemampuan berimajinasi pada seseorang. Kreativitas ini adalah bentuk kreativitas yang paling unik, indah dan istimewa. Karena tidak memiliki pola yang tetap, bersifat bebas dan jangkauannya sangatlah luas. Kreativitas imajinatif menjadi salah satu jenis kreativitas yang paling menonjol dibandingkan dengan jenis kreativitas yang lain. Seperti contoh dalam dunia imajinasi hal yang tidak ada dapat diwujudkan seperti halnya naga yang dapat terwujud dalam bentuk gambar atau serial kartun. Naga tersebut digambarkan sebagai reptile besar yang dapat terbang dan menyemburkan api. Inilah yang menjadi ciri khas pada kreativitas imajinatif.

Pertumbuhan kreativitas hampir sama dengan pertumbuhan intelektual seseorang yang konon memiliki masa keemasan antara umur 0 sampai 40 tahun dan memiliki penurunan pada umur 60 tahun keatas. Kreativitas dan imajinasi tak hanya muncul dengan sendirinya, kedua hal tersebut tentunya membutuhkan dorongan pengetahuan agar dapat tumbuh dan berkembang secara maksimal. Pada anak usia 0 -- 2 tahun mereka membutuhkan bentuk pendidikan yang tepat dalam bentuk mainan yang memiliki keragaman bentuk dan warna seperti lego dan plastisin. Pada anak berusia 2 -- 4 tahun mereka sudah memiliki kemampuan intelektual yang sederhana. Pada usia ini anak-anak dapat dikenalkan dengan buku cerita bergambar, kartun anak-anak dan beberapa permainan sederhana seperti masak-masakan, bermain boneka, dan mobil-mobilan untuk membantu pertumbuhan imajinasi dan kreativitas mereka. Anak yang telah berusia 4-6 tahun sudah mampu untuk menerima pendidikan formal karena kemampuan berpikir mereka sudah menunjukkan tanda-tanda kestabilan. Pendidikan yang diberikan pada anak usia ini adalah pendidikan yang memiliki prinsip bermain sambil belajar atau elajar sambil bermain.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x