Mohon tunggu...
Amanda Irna Sirappa
Amanda Irna Sirappa Mohon Tunggu... Pharmacy19

Mahasiswa

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Rangkuman Materi Praresep

13 Juni 2021   20:40 Diperbarui: 13 Juni 2021   20:56 44 1 0 Mohon Tunggu...

Dinamika Kemahasiswaan

   Dinamika merupakan suatu hal yang secara terus-menerus bergerak sehingga akan menimbulkan perubahan dan dapat menyesuaikan diri terhadap keadaan yang ada.

   Mahasiswa adalah seseorang yang belajar di sebuah perguruan tinggi. Akan tetapi, mahasiswa memiliki arti yang tidak sesempit seperti pengertian tadi. Mahasiswa merupakan agent of change yang dapat mengemukakan solusinya mengenai suatu permasalahan.

   Nah, dari 2 kata ini dapat diartikan bahwa dinamika mahasiswa adalah suatu interaksi yang dilakukan seseorang terhadap kelompok lain secara terus-menerus sesuai keadaan sehingga dapat menghasilkan perubahan.

Berdasarkan pendapat beberapa pakar Pendidikan, secara universal mahasiswa memiliki empat fungsi strategis yaitu sebagai agen perubahan (agent of change), generasi penerus (iron stock), penyampain kebenaran (agent of social control), dan kekuatan moral (moral force).

Secara umum terdapat empat tipe dan karakter dari mahasiswa, antara lain :

1. Tipe akademik :

  • Mahasiswa yang memiliki tipe ini hanya memfokuskan dirinya kepada kegiatan pembelajaran yang ada diuniversitas dan cenderung apatis terhadap kegiatan kemahasiswaan dan kondisi masyarakat.
  • Tipe organisasitoris :
  • Mahasiswa yang memiliki tipe ini  memfokuskan diriny pada kegiatan di dalam maupun luar kampus, tetapi cenderung tidak memfokuskan pada kegiatan akademik. Selain itu, mereka peka terhadap kondisi sosial.
  • Tipe hedonis :
  • Mahasiswa yang memiliki tipe ini selalu mengikuti tren dan mode yang berkembang, tetapi cenderung apatis terhadap kegiatan akademik.
  • Tipe aktivis mahasiswa :
  • Mahasiswa dengan tipe ini memfokuskan diri pada kegiatan akademik dan berusaha mentrasformasikan kebenaran ilmiah ke masyarakat melalui suatu lembaga.

   Pada zaman sekarang, dinamika gerakan mahasiswa terlihat mengalami kemunduran. Jika hal ini terus dibiarkan, amak akan berkembang menjadi sebuah “Kebudayaan” sehingga menyebabkan negara Indonesia akan mengalami kerugian besar yaitu hilangnya sumber daya penting dalam proses pembangunan bangsa melalui pikiran kritisnya.

Terdapat beberapa masalah atau problem yang tengah menyelimuti gerakan mahasiswa pada saat ini, yaitu :

  • Ideologi
  • Secara ideal didalam dinamikanya setiap gerakan mahasiswa harus memiliki ideologi yang matang, tetapi pada kenyataannya kondisi kini banyak gerakan mahasiswa yang ideologinya belum mapan sehingga mudah untuk diombang-ambingkan oleh berbagai hal.
  • Terpolarisasinya beberapa gerakan mahasiswa
  • Hal ini menyebabkan beberapa dari gerakan mahasiswa tersebut tidak murni lagi menjadi suatu gerakan yang berdasar kepada idealisme dan realisme, tetapi ada kepentingan luar yang bermain dibawa oleh gerakan tersebut ke dalam kampus
  • Hegemoni kelompok interest
  • Hal ini menyebabkan gerakan yang muncul dari mahasiswa adalah gerakan “bayaran” dari kelompok atau individu yang memiliki kepentingan. Nilai dasar perjuangan atau platform dari gerakan mahasiswa menjadi buram.
  •  Inkontaminasi
  • Dalam hal ini, terdapat beberapa gerakan mahasiswa yang telah terkontaminasi oleh nilai - nilai materi, sehingga setiap gerakan yang ada dapat dibeli dengan materi. apapun bentuknya banyak oknum dari mahasiswa yang notabenenya adalah seorang aktivis namun mudah terpengaruh oleh materi yang ada disekitarnya.
  • Paradigma pemikiran dan gerakan mahasiswa
  • Hal ini menyebabkan mundurnya gerakan mahasiswa karena yang pada dasarnya mahasiswa itu sebagai agent of control dan agent of change bergeser orientasinya menjadi mahasiswa yang pemikirannya hanya untuk nilai akademis dan materi

Sejarah Pergerakan Mahasiswa

1. Tahun 1908 : Terbentuknya Budi Utomo

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5
  6. 6
  7. 7
VIDEO PILIHAN