Mohon tunggu...
Ama Hen
Ama Hen Mohon Tunggu... Mahasiswa - Nothing

Saya adalah seorang pemuda dari ujung barat pulau jawa, Ujung Kulon namanya. Saya adalah orang yang suka berkelana dan mempelajari hal-hal baru. Saya suka menulis, meskipun minat baca saya kurang, saya suka ngajar bahasa inggris, meskipun accent sunda saya kadang selalu nempel. Dan kalau saya makanan, saya pengen jadi "lotek". Sederhana, murah tapi banyak disukai.

Selanjutnya

Tutup

Cerpen Pilihan

Cermin Pemanggil Arwah, Sebuah Misteri Dari Pasar Loak

2 Juni 2024   00:51 Diperbarui: 2 Juni 2024   01:27 128
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Foto:pixabay/edited canva

Encum, seorang anak perempuan yang suka mengoleksi barang-barang antik, sedang berjalan-jalan di pasar loak pada suatu sore dengan cuaca yang mendung. Ia sering mendapatkan harta karun tersembunyi di pasar loak. Saat berjalan menyusuri gang-gang sempit  yang dikelilingi kios-kios, ia tertuju pada sebuah toko kuno yang menjual banyak barang antik, seketika matanya langsung menatap takam mengarah ke sebuah cermin tua dengan bingkai berukir yang rumit.

Penjualnya, seorang kakek tua dengan senyum misterius, mengatakan bahwa cermin tersebut berasal dari abad ke-20 dan memiliki sejarah panjang dan unik. Encum, tertarik oleh cermin dan cerita dibaliknya. Lalu tanpa banyak kata ia langsung membelinya dan membawa pulang.

Tapi ada yang aneh.


Sesamlainya di rumah, Encum langsung meletakkan cermin itu di ruang kamarnya. Sejak hari itu, hal-hal aneh mulai terjadi.

Setiap kali Encum berdiri di depan cermin, ia merasa ada sesuatu yang mengawasinya dari balik pantulan. Suara-suara aneh, seperti bisikan-bisikan yang tidak jelas asalnya, mulai terdengar di kamarnya terlebih pada malam hari.

Suatu ketika ditengah malam, saat sedang tertidur, Encum terbangun oleh suara ketukan keras. Lalu Ia langsung menoleh ke arah cermin dan melihat bayangan samar seorang wanita berdiri di dalam cermin.

Wanita itu mengenakan gaun merah kuno, dengan wajah pucat dan mata kosong yang menatap lurus ke arah Encum.

Seketika tubuh Encum membeku oleh rasa takut yang luar biasa.

 Rahasia dibaliknya.

Pagi harinya yang cerah, encum langsung mencari tahu lebih lanjut tentang cermin itu.

 Ia menemukan informasi bahwa cermin tersebut pernah dimiliki oleh seorang wanita bernama Irrishbela yang tewas secara tragis pada malam pernikahannya.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Cerpen Selengkapnya
Lihat Cerpen Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun