Mohon tunggu...
Alvin Hidayat
Alvin Hidayat Mohon Tunggu... Mahasiswa - Mahasiswa

Alvin Hidayat ialah Mahasiswa penganut egoisme yang saat ini tinggal di Semarang, Jawa tengah

Selanjutnya

Tutup

Pendidikan Pilihan

Ajakan Meninggalkan Organisasi yang Memaksa

29 Agustus 2022   14:43 Diperbarui: 29 Agustus 2022   14:55 334
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Pendidikan. Sumber ilustrasi: PEXELS/McElspeth

Mungkin kita sedang merasakan depresi terkait dengan sistem kapitalis, patriarki, hingga lingkungan yang buruk. Mungkin tidak. Kita tidak tahu kapan kita akan mengakhiri sistem dominasi dan kehancuran ini. Depresi kita tidak akan menunggu.

Anda dapat menghabiskan seluruh hidup anda dalam demonstrasi, pertemuan publik, mogok atau membagikan selebaran. Itu tidak akan membuatmu sembuh. Sebagian besar waktu Anda akan frustrasi karena apa pun yang anda lakukan, itu tidak akan berjalan seperti yang anda inginkan dan harapkan.

Kadang-kadang anda bahkan akan melawan rekan-rekan anda sendiri. Terkadang sesuatu yang baik akan terjadi. Bagaimanapun, itu akan membutuhkan waktu dan energi. Depresi atau tidak, itu bisa terlalu banyak memberi pada titik-titik tertentu dalam hidup anda. Tentu, itu dapat membantu memiliki teman yang memahami politik anda.

Mereka dapat memberi anda kekuatan untuk melakukan hal-hal luar biasa, persahabatan sejati, dan komunitas yang berbagi rasa solidaritas Anda. Itulah mengapa aku menulis artikel ini sebagai upaya untuk kawan-kawan yang berada didalam komunitas atau yang aku sudutkan organisasi mahasiswa yang bersifat memaksa tanpa membangun solidaritas antar individu didalamnya.

Apa itu solidaritas?

Solidaritas adalah fitur fundamental dari kehidupan manusia, sumber kekuatan dan kebahagiaan serta persyaratan fundamental untuk keberadaan manusia seutuhnya. Ini adalah hubungan antara individu dan lingkungannya, sebuah sarana di mana individu dapat bekerja sama untuk memenuhi kepentingan bersama dalam lingkungan yang mendukung kebebasan dan kesetaraan.

Solidaritas harus di dasarkan pada kebebasan (individualitas) dan kesetaraan agar dapat sepenuhnya memuaskan setiap individu yang tergabung di dalamnya, artinya mereka harus diorganisir dan secara sukarela, desentralisasi, dan non-hierarkis.

Betapa menakjubkan hasil yang dicapai oleh kekuatan unik individualitas manusia ini ketika diperkuat oleh kerja sama dengan individualitas lain... kerja sama  sebagai lawan dari perselisihan dan perjuangan internal telah berhasil untuk kelangsungan hidup dan evolusi spesies... hanya mutual aid dan kerja sama sukarela yang dapat menciptakan dasar untuk kehidupan individu dan asosiasi yang bebas. (Emma Goldman - Red Emma Speaks,hal. 118)

Dengan demikian, solidaritas bisa kita artikan sebagai cara kita mendapatkan sekaligus menjamin kebebasan kita. Solidaritas adalah kekuatan dari produk kodrat kita makhluk sosial akan tetapi, solidaritas jangan di samakan dengan"herdisme, yang berarti mengikuti seorang pemimpin atau senior atau hirarki yang lebih tinggi secara pasif.

Jika kau tidak patuh terhadap seniormu atau kameradmu, dan dianggap sebagai bajingan maka, katakan dengan lantang: lebih baik menjadi bajingan dari pada tunduk dan bersimpuh 

Solidaritas atau kerja sama Yang setara ialah kunci dari anti-otoritarianisme agar efektif.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Pendidikan Selengkapnya
Lihat Pendidikan Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun