Mohon tunggu...
Alessandor Valentino Mohammed
Alessandor Valentino Mohammed Mohon Tunggu... Lainnya - Mahasisa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta - Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam

Saya senang dalam hal otomotif dan basket

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud

Game

1 Oktober 2022   18:35 Diperbarui: 1 Oktober 2022   18:37 26 1 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Ilmu Sosbud dan Agama. Sumber ilustrasi: PEXELS


Game adalah sebuah aplikasi yang dibuat dengan tujuan untuk mengalihkan kebosanan, kejenuhan, atau mungkin hanya untuk sekedar mengisi waktu luang. Beberapa game yang saat ini sangat ramai dimainkan dari kalangan anak kecil bahkan sampai orang dewasa ialah: Mobile legend, Player Unknown Battleground, Call Of Duty, dan masih sangat banyak game yang sedang ramai dimainkan oleh masyarakat. Namun tidak sedikit orang-orang yang menjadikan game sebagai objek untuk menghasilkan uang, seperti membuat konten gameplay dan kemudian diupload ke media sosial seperti youtube, instagram, facebook, dan masih banyak platform-platform livestream yang sengaja dibuat untuk para content creator sebagai termat untuk menunjukkan cara bermain mereka kepada masyarakat umum, dan untungnya masyarakat menyukainya sehingga dapat memperbesar kemungkinan para content creator menghasilkan uang. Juga ada beberapa player yang menghasilkan uang melalui turnamen-turnamen yang diadakan, mulai dari turnamen kecil-kecilan yang diadakan di sekitaran tempat tinggal, lalu mulai membesar hingga ke kafe-kafe kecil, kemudian dilanjut dengan turnamen kecamatan, kabupaten, kota, bahkan hingga turnamen antar negara, dan orang-orang ini disebut sebagai "Pro Player." Luar biasa sekali. Tidak heran mengapa banyak masyarakat muda negara indonesia banyak yang ingin menjadi seperti Pro player tersebut, mungkin selain melakukan hobi, mereka juga bisa menghasilkan uang. Namun menjadi seorang Pro player bukanlah hal yang mudah, bayangkan saja harus bersaing dengan banyak sekali orang yang ingin menjadi Pro player, jika dibandingkan, kemungkinan 1 orang lolos menjadi Pro player bisa dibandingkan dengan 1 banding 100 dan bahkan bisa lebih. Itu juga yang menjadi salah satu sebab banyak yang mengurungkan niat untuk menjadi Pro player dan kembali bermain hanya untuk bersenang-senang.

Mohon tunggu...

Lihat Konten Ilmu Sosbud Selengkapnya
Lihat Ilmu Sosbud Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!

Video Pilihan

LAPORKAN KONTEN
Alasan