Mohon tunggu...
alisia
alisia Mohon Tunggu... Pelajar Sekolah - pelajar

penulis yang sedang belajar menulis

Selanjutnya

Tutup

Diary Pilihan

Sehari yang Tak 'Kan Terganti

4 Desember 2022   14:34 Diperbarui: 4 Desember 2022   14:37 134
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Sumber: BP guide.com

Di pagi yang cerah Ibuku mengajakku untuk pergi silahturahmi ke rumah sepupu laki-lakiku. Aku dan adikku sangat bersemangat untuk pergi. Kami berangkat menggunakan motor. Perjalanan dari rumahku ke sana memakan waktu kurang lebih 1 jam.

Kami menikmati sekali perjalanan tersebut, karena cuaca saat itu cerah. Setelah melewati setengah perjalanan, Ibuku menghentikan motor karena adikku sedikit rewel. Akhirnya Ibuku memutuskan untuk singgah terlebih dahulu ke pasar.

Saat sampai di pasar, aku dan Ibuku pergi untuk membeli cemilan untuk adikku. Serta tak lupa membeli buah-buahan untuk sepupuku nanti. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan menuju rumah sepupuku.

Akhirnya kami sampai di tempat tujuanku. Kami disambut dengan hangat oleh sepupuku dan orangtuanya. Kami dipersilahkan untuk masuk.

Aku beristirahat di atas sofa yang empuk, karena sudah sedikit lelah dalam perjalanan. Aku dan Ibuku pun diberi teh dan roti. Setelah lama berbincang-bincang dengan Tante dan Om, akhirnya sepupuku mengajakku main.

Kami terpaut usia kurang lebih 2 tahun. Aku lebih muda dari dia. Sepupuku mengajakku main ke danau yang berada di dekat rumahnya. 

Sepupuku sudah bisa mengendarai motor, dan sebentar lagi dia akan membuat KTP dan SIM. Kami berangkat ke danau menggunakan motor Ibuku.

Sesampainya di danau aku tak ikut berenang hanya adikku. Aku dan sepupuku bercerita di tepi danau tentang masalah kami masing-masing. Sampai saatnya adikku sudah lelah berenang. Kami pun memutuskan untuk pulang ke rumah sepupuku.

Saat diperjalanan hujan lebat pun turun, aku meminta sepupuku untuk melajukan motornya, agar kami tak basah kuyup. Setelah sampai Ibuku langsung memberikan baju ganti kepadaku dan adikku. Begitupun dengan sepupuku.

Hari semakin larut, dan malam mulai menampakkan diri. Ibuku melihat ke arah jendela rumah, hujan yang bertambah deras. Lalu Ibuku dihampiri oleh Tante, Tanteku berkata pada Ibuku, agar aku dan adikku menginap di rumahnya untuk hari ini.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Diary Selengkapnya
Lihat Diary Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun