Mohon tunggu...
Kang Mizan
Kang Mizan Mohon Tunggu... Pensiunan Peneliti Utama Kementerian Keuangan R.I

Pensiunan Peneliti Utama Kementerian Keuangan R.I.

Selanjutnya

Tutup

Pemerintahan Pilihan

Stimulus Fiskal Corona: Indonesia Digodok, Malaysia dan USA Siap Saji

29 Maret 2020   11:30 Diperbarui: 30 Maret 2020   13:41 314 16 4 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Stimulus Fiskal Corona: Indonesia Digodok, Malaysia dan USA Siap Saji
Trump, Jokowi, dan Muhyiddin--dokpri

Wabah pandemi virus Corana sudah mereda di daratan Tiongkok. Namun di belahan dunia yang lain saat ini wabah itu sedang menyebar dengan kencang menuju kondisi terburuk.  Jumlah negara dan wilayah yang terjangkit virus corona menjadi 199 dan ada wabah di 2 transportasi angkut (Diamond Princess yang bersandar di Yokohama, Jepang dan Kapal pesiar MS Zaandam Holland America).

Hingga 28 Maret 2020, kemarin, secara global menurut Worldometer terdapat  620,938 kasus dengan 28.653 kematian,137,363 sembuh. Kasus-kasus yang terburuk terjadi di Italia, Prancis, Spanyol dan Amerika Serikat. 

Kasus virus Corona Covid-19 hingga data 28 Maret itu di Amerika Serikat adalah 105.019 kasus dengan 1.717 kematian dan 212.537 sembuh. Untuk Indonesia, masih berdasarkan sumber diatas, adalah 1,155 kasus dengan 102 kematian dan 59 sembuh. Sedangkan untuk Malaysia, juga dari sumber yang sama, adalah  2,320 kasus, 27 meninggal, dan 320 sembuh.

Wabah pendemi ini jelas memporakporandakan tatanan kesehatan dan sosial ekonomi dunia termasuk di Amerika Serikat, Indonesia, dan Malaysia.  Amerika Serikat, Indonesia, dan Malaysia sudah dan sedang menyiapkan berbagai paket stimulus fiskal dalam rangka mitigasi keporakporandaan tatanan kehiduapan sosial ekonomi masing-masing.

Paket stimulus USA dan Malaysia sudah disahkan oleh masing-masing parlemen di negara tersebut dan sudah mulai dilaksanakan. Namun, paket stimulus Indonesia hanya sebagian kecil yang siap diluncurkan dan itu juga baru akan efektif bulan April yang akan datang. Dibawah ini disajikan Paket Stimulus Fiskal Virus Corona Covid-19 untuk ketiga negara tersebut.

Stimulus Fiskal Virus Corona Covid-19 Amerika Serikat: US$2 triliun (Rp32.525 triliun)

Pemerintah Amerika Serikat resmi mengucurkan dana stimulus sebesar US$2 triliun atau sekitar Rp32.525 triliun demi menyelamatkan perekonomian yang terpukul akibat dampak negatif penyebaran virus corona (Covid-19). 

  1. US$100 miliar akan disalurkan bagi rumah sakit dan fasilitas kesehatan di AS yang sangat membutuhkan peralatan medis dan pakaian pelindung tenaga medis.
  2. US$500 miliar akan dipinjamkan kepada perusahaan-perusahaan termasuk maskapai penerbangan. 
  3. US$377 miliar akan dihibahkan untuk usaha kecil dan menengah.
  4. Sisa stimulus akan disalurkan untuk membantu para pengangguran di AS. Perlu diketahui bahwa hingga 21 Maret terdapat 3,3 juta warga AS mengajukan klaim pengangguran.

Dari data diatas terlihat bahwa sebagian besar, 51 persen, dari dana paket stimulus US$2 triliun itu akan digunakan untuk tunjangan pengangguran. Nilai dari tunjangan pengangguran ini baik yang disebabkan oleh pandemi virus Corona secara langsung maupun oleh sebab yang lain berjumlah US$1.02 triliun.  

Stimulus Fiskal Virus Corona Covid-19 Malaysia: Rm250 miliar (Rp930 triliun)

Bisnis.com, Jumat, 27 Maret 2020, jam: 22 WIB, melaporkan bahwa Pemerintah Malaysia mengumumkan stimulus ekonomi terbaru dengan total 250 miliar ringgit atau sekira Rp929,5 triliun. Ini angka yang fantastis misalnya jika dibandingkan dengan APBN 2020 Indonesia yang bernilai Rp2.540,4 triliun. Dengan kata lain stimulus fiskal Malaysia itu sekitar 40 persen nilai APBN Indonesia.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN