Mohon tunggu...
Almira Ayu Fitri Nugraheni
Almira Ayu Fitri Nugraheni Mohon Tunggu... Sedang Mengejar Mimpi

Believe In Allah SWT

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Alam & Teknologi

KKN Covid-19 ala Mahasiswa UNS, Menciptakan Desa Tanggap Covid-19 Melalui Edukasi Adaptasi New Normal

6 Desember 2020   15:00 Diperbarui: 6 Desember 2020   15:25 56 0 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
KKN Covid-19 ala Mahasiswa UNS, Menciptakan Desa Tanggap Covid-19 Melalui Edukasi Adaptasi New Normal
dok. pribadi

(Solo, Agustus 2020) 

COVID-19 adalah penyakit menular yang disebabkan oleh jenis corona virus yang baru ditemukan. Pandemi Covid 19 merupakan masalah yang saat ini menjadi fenomena luar biasa bagi seluruh negara di dunia, tidak terkecuali di negara Indonesia juga mengalami dampak penyabaran virus corona. Sedangkan Baru -- baru ini pemerintah berencana akan menerapkan protokol tatanan new normal pada masyarakat Indonesia. Kebijakan ini memberikan kelonggaran masyarakat untuk beraktivitas, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan yang ketat dalam melaksanakannya.

Pihak Universitas Sebelas Maret (UNS) memberikan kebijakan untuk melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dengan tema besar sebagai relawan COVID-19. Kegiatan ini sebagai salah satu bentuk pelaksanaan tridharma perguruan tinggi dalam pengabdian masyarakat. Selain itu kegiatan ini juga turut andil dalam membantu pemerintah dan masyarakat untuk pencegahan penyebaran Covid-19. Kegiatan KKN pada tahun dilakukan dengan cara berbeda dari tahun - tahun sebelumnya, dimana pada pelaksanaan KKN ini dilakukan secara mandiri dan dilaksanakan ditempat tinggal mahasiswa masing- masing. 

Salah satunya yaitu mahasiswi Atikah Idatul Maryam dari program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP UNS, yang melakukan kegiatan KKN Tanggap Wabah Covid -19 batch III di Nyaen RT 02/ RW 04 kecamatan Laweyan, Kota Surakarta, Jawa Tengah. Dengan dosen pembimbing ibu Dr. rer. nat. Sri Mulyani, M.Si., selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Pelaksanaan KKN dimulai pada tanggal 2 Juni - 17 Juli 2020. Pada pelaksanaan KKN ini terdapat beberapa macam tema yang dapat dipilih, salah satu tema yang saya pilib yaitu "supporting pemahaman masyarakat covid-19". KKN ini saya membuat 5 program kerja, yaitu:

  • BERITA (Bersma Kita Cuci Tangan) kegiatan pelatihan pembuatan tempat cuci tangan dengan barang yang terjangkau dan cara yang mudah dilakukan di rumah ini bekerja sama dengan masyarakat Rt 02/04 Nyaen. Kegiatan ini diselenggarakan di salah satu rumah warga, yaitu Ibu Kristina. Selain dilakukannya pelatihan pembuatan tempat cuci tangan, juga diadakannya pembagian tempat cuci tangan yang telah dibuat dan pendokumentasian kegiatan yang digunakan dalam membuat video DIY (Do It Youself) yang disebarkan melalui platform media sosial instgram di @kaski.id dan channel youtube Kawruh Askara Kita. Di dalam kegiatan pelatihan, juga diadakan penyuluhan cara cuci tangan yang efektif dan benar sesuai anjuran WHO .
  • Bimbingan kelompok. Pelaksanaan bimbingan kelompok ini dilakukan dengan 2 cara yaitu, secara online atau yang disebut dengan "Ruang SARI (Sharing Is Caring), dan secara Offline dengan kegiatan bimbingan belajar.
  • pelaksanaan WEBINAR dengan tema "Adaptasi Diri di Tengah New Normal: Life Must Go On", pelaksanaan kegiatan ini dilakukan bersama 4 teman lainnya yang juga sedang melakukan KKN .
  • PUKAS (Pembuatan Video Edukasi), yaitu kegiatan berupa idak hanya berisi pengetahuan semata namun juga berisikan fakta dan mitos yang berkaitan dengan covid-19 dan new normal serta tips-tips yang dapat digunakan saat di rumah selama WFH (Work From Home). Video yang dibuat disebarkan melalui media sosial instagram @kaski.id dan channel youtube Kawruh Askara Kita
  • Pembuatan dan pengelolaan akun "Kawruh Askara Kita (@kaski.id)" bersama dengan 4 teman yang lainnya, kegiatan itu berupa pemberian informasi seputar covid 19 dan new normal di bergai media sosial yaitu instagram, facebook, twitter, dan youtube.

Pelaksanaan kegiatan KKN ini memperoleh antusias dari masyarakat yang baik, terlihat dari pelaksanaan webinar dan bimbingan kelompok secara online ( Ruang SARI) yang mendapat kan peserta melebihi dari target yang ditentukan. Selain itu adanya antusias anak - anak dalam mengikuti kegiatan bimbingan kelompok secara offline (bimbingan belajar), dimana selalu meminta untuk kegiatan tersebut terus berlanjut karena belum adanya kegiatan sekolah berlangsung. Sehingga pelaksanaan kegiatan KKN ini dapat dikatakan berjalan dengan lancar dan mendapatkan respon yang positif dari masyarakat sekitar. 

VIDEO PILIHAN