Mohon tunggu...
Ali Usman
Ali Usman Mohon Tunggu... Wiraswasta - Orang awam
Akun Diblokir

Akun ini diblokir karena melanggar Syarat dan Ketentuan Kompasiana.
Untuk informasi lebih lanjut Anda dapat menghubungi kami melalui fitur bantuan.

Saya suka memperhatikan berita nasional dan intenasional dan memberikan solusinya

Selanjutnya

Tutup

Humaniora

Mengadukan Masalah kepada Allah

20 Juni 2019   15:48 Diperbarui: 20 Juni 2019   16:31 122 0 0
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Lihat foto
Humaniora. Sumber ilustrasi: PEXELS/San Fermin Pamplona

mengadukan masalah kepada Allah yang maha tau sang pembuat masalah pencipta masalah dan penyelesai masalah. hal ini pernah dilakukan oleh Nabi Yakub. semua nabi dan orang beriman pernah melakukannya. nabi yakub pernah curhat kepada Allah ketika kehilangan Yusuf anaknya. dan Allah subhanahu wata'ala memberinya jawaban didunia ini. bahwa sebenarnya yusuf masih hidup. tidak seperti yang dikatakan saudara saudaranya. yaitu yusuf mati dimakan serigala.

Dia (Ya'qub) menjawab, "Hanya kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku. Dan aku mengetahui dari Allah apa yang tidak kamu ketahui.(yusuf 12:86)

1.Ada masalah pribadi .mengadu kepada Allah

2.Ada masalah keluarga. anak bandel mertua dan istri cerewet.keluarga belum dapat hidayah.kuatir gak ketemu keluarga di akhirat.mengadu kepada Allah.

3.Ada masalah kesehatan. mengadu kepada Allah 

4.Ada masalah ekonomi. mengadu kepada Allah. 

5.Ada masalah negara dan agama. mengadu kepada Allah.

 6.Ada perang agama. dan banyak agama dan aliran yang berselisih dan berperangberperang dan saling bunuh. perselisihan yang kita tak tau jawabnya mengadu kepada Allah.

 7.banyaknya orang Sakit depresi bipolar scizophrenia atau diri anda sendiri. mengadu kepada Allah. 

8.kemiskinan dan kesenjangan sosial dimana mana. mengadu kepada Allah. 

9.banyak koruptor judi syirik bid ah zina riba orang pelit perampok pencuri LGBT orang sesat dimana mana banyaknya penghuni neraka mengadu kepada Allah 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Humaniora Selengkapnya
Lihat Humaniora Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
VIDEO PILIHAN
LAPORKAN KONTEN
Alasan