Mohon tunggu...
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Mohon Tunggu... Sekretaris - Belajar Menulis

Pekerja, menyukai sastra khususnya puisi, olahraga khususnya sepakbola, sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Puisi | Mengejawantah Rindu #3

10 Mei 2022   20:40 Diperbarui: 12 September 2022   15:20 430
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
Puisi Mengejawantah Rindu / Dokpri @ams99 By. TextArt 

Puisi : Mengejawantah Rindu

Mencarimu di permulaan pagi
Mengharapkan terang di timur semesta
Kehangatan merambat ke sela-sela ilusi
Hingga ke puncak cahaya

Menunggumu di penghujung sore
Menantikan jingga di barat mayapada
Kesejukan merasuk di antara bayang-bayang senja
Petang menyambut kelam

Menantimu di permulaan malam
Gulita menghablurkan pandangan
Semua menjadi asing
Menyisakan dingin syahdu terekam

Menyiasatimu di akhir malam
Berakhir mimpi tak pernah usai
Udara merambat ke selasar sepi
Menyaksikan bertahtanya embun-embun

Eksistensi dirimu begitu menghardik
Bergulir sepanjang waktu
Seperti itulah rindu
Menghirup aromamu yang tak pernah pergi

Bulukumba, 3 Mei 2022
Ali Musri Syam Puang Antong

Puisi Sebelumnya: Untukmu Ibu

https://www.kompasiana.com/alimusrisyam/62677e8bbb44865e8b734d72/puisi-untukmu-ibu

Puisi Pilihan: Artemis

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun