Mohon tunggu...
Ali Musri Syam
Ali Musri Syam Mohon Tunggu... Sekretaris - Belajar Menulis

Pekerja, menyukai sastra khususnya puisi, olahraga khususnya sepakbola, sosial politik. Karena Menulis adalah cara paripurna mengeja zaman, menulis adalah jalan setapak menjejalkan dan menjejakkan kaki dalam rautan sejarah, menulis menisbahkan diri bagi peradaban dan keberadaban. (Bulukumba, Makassar, Balikpapan, Penajam Paser Utara) https://www.facebook.com/alimusrisyam https://www.instagram.com/alimusrisyam/

Selanjutnya

Tutup

Kurma Pilihan

Kerinduan Momen Ramadan, Buka Bersama di Masjid Paling Membuat Baper

16 April 2021   12:45 Diperbarui: 16 April 2021   13:34 1199
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

 Karena sudah terbangun kebiasaan sejak hari pertama puasa untuk menunaikan diawal waktu, maka selalu saya sempatkan diri ketika mendengar panggilan azan maka segera menunaikan ibadah salat, hal ini tidak terjadi di luar bulan suci Ramadan.

 Allah Ta’ala berfirman: ” ‘Sesungguhnya Aku mewajibkan umatmu shalat lima waktu, dan Aku berjanji bahwa barangsiapa yang menjaga waktu-waktunya pasti Aku akan memasukkannya ke dalam surga, dan barangsiapa yang tidak menjaganya maka dia tidak mendapatkan apa yang aku janjikan. (HR Abu Daud)

  • Salat Tarawih berjamaah;

 Hingga hari keempat bulan suci Ramadan, Alhamdulillah penulis masih belum pernah absen menunaikan ibadah salat khusus ini, salat sunat yang hanya ada dibulan suci Ramadan, dan pahalanya begitu melimpah.

 "Shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat." (H.R. Bukhari).

Dokumentasi Pribadi Ali Musri Syam @AMS99_Suasana Sebelum Salat Tarawih Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center
Dokumentasi Pribadi Ali Musri Syam @AMS99_Suasana Sebelum Salat Tarawih Masjid Madinatul Iman Balikpapan Islamic Center
  • Buka puasa bersama di Masjid;

 Inilah momen khas bulan Ramadan yang paling saya rindukan, namun belum bisa teralisasi di tahun ini, sebab pengurus masjid tempat saya melaksanakan ibadah salat, belum menyelenggarakan buka puasa dengan alasan belum memungkinkan akibat situasi dan kondisi pandemi. Suasana buka puasa bersama di masjid begitu saya rindukan, momen para jamaah duduk berbaris panjang dengan aneka hidangan didepan mata kita sungguh menyenangkan, keadaan ini juga memungkinkan kita untuk bersilaturrahmi saling berbicara dengan para jamaah lainnya baik yang kenal maupun tidak kenal.

 "Makanlah kalian bersama-sama dan bacalah basmalah, maka Allah akan memberikan berkah kepada kalian semua." (HR. Abu Daud)

Kompas.com
Kompas.com
 Hal lain tentunya adalah terciptanya suasana saling tukar makanan; para jamaah masing-masing membawa makanan dan minuman (takjil) dan diserahkan ke panitia. Keadaan ini tentunya wadah buat kita untuk menjadikan ladang pahala, sebab kita saling memberi makanan berbuka puasa satu sama lainnya.

 "Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga." (HR. Tirmidzi maupun Ibnu Majah,)

Itulah beberapa momen khas bulan Ramadan yang selalu saya rindukan setiap datanganya bula suci ini, sebagian besar dapat teralisasi, walau ada satu momen yang belum, tentu saja semakin menambah kerinduan itu, semoga di waktu dan kesempatan lainnya bisa terealisasi. Semoga pula kita semua senantiasa diberi kesehatan lahir batin oleh Allah dalam menjalankan segala aktivitas sosial dan ibadah kita sehari-hari sehingga momentum Ramadan bisa kita jadikan untuk mengumpulkan pahala sebanyak-banyaknya dan sebaik-baiknya, sehingga di akhir bulan suci kita dapat meraih predikat “La’allakum Tattaqun”

Bagaimana dengan teman-teman dan pembaca sekalian, adakah momen khas di bulan suci Ramadan ini yang begitu dirindukan? Silahkan berbagi kisah cerita di kolom komentar!

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Kurma Selengkapnya
Lihat Kurma Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun