Mohon tunggu...
ALIFAH ANATASYA
ALIFAH ANATASYA Mohon Tunggu... PELAJAR SMAN 1 CIBINONG

ALIFAH ANA TASYA X MIPA 5 SMAN 1 CIBINONG

Selanjutnya

Tutup

Ilmu Sosbud & Agama

Kasus Covid-19 Semakin Meningkat, Pembelajaran Tatap Muka akan Tetap Dilaksanakan?

13 Juni 2021   12:38 Diperbarui: 13 Juni 2021   12:45 52 2 0 Mohon Tunggu...

Sampai saat ini kasus Covid-19 di Indonesia masih terus meningkat,pada tanggal 13 juni 2021 setidaknya 1,89 juta orang dinyatakan positif.

Pemerintah masih belum bisa menjamin apakah kasus ini akan berkurang di hari hari berikutnya,atau malah semakin meningkat,padahal Tahun ajaran baru sudah didepan mata.Saat ini orang tua siswa mulai sibuk mempersiapkan pendaftaran sekolah,meyiapkan berkas persyaratan,dan lain sebagainya. 

Problematika orang tua dalam hal pendidikan anak masih belum berakhir,walaupun pendaftaran sudah selesai dilalui.Pada masa pandemi seperti ini soal metode pembelajaran yang akan diterapkan mulai tahun ajaran baru mendatang masih menjadi perdebatan tersendiri.

Sebagai wali murid, orang tua ingin anaknya bisa mengikuti pembelajaran seperti biasanya(tatap muka)supaya lebih intensif dibandingkan pembelajaran jarak jauh(offline). Namun mengingat kondisi nya masih seperti ini,ada juga orang tua yang ingin agar anaknya tetap belajar secara offline.  

Untuk meyikapi dua sikap otang tua siswa,menteri pendidikan dan kebudayaan akan berupaya semaksimal mungkin  menyikapi hal ini.

Pemerintah disebutkan akan berupaya sebijak bijaknya mempertimbangkan faktor keamanan dan keselamatan serta tumbuh kembang dan kondisi psiko sosial anak,sebagai prioritas utama.

Menurut psikolog Setyo mulyadi bahwa dalam jenis pembelajaran untuk siswa didik pada masa pandemi,yang terpenting adalah soal kumunikasi.

Menurutnya, pihak sekolah dan juga orang tua harus memiliki komunikasi yang efektif, "orang tua akan merasa khawatir bila tidak ada informasi yang lengkap dan jelas tentang kondisi sekolah ataupun kesiapan sekolah" katanya.

pendidikan adalah hak bagi semua anak yang harus dipenuhi.Dalam situasi pandemi ini,sektor pendidikan menghadapi masa sulit dengan berbagai problematika yang sulit untuk diabaikan.

Pada saat pembelajaran offline dianggap tepat untuk memastikan anak didik mendapatkan hak belajarnya,namun timbulah persoalan baru, bagaimana dengan siswa yang orang tuanya kurang mampu?bagaimana dengan siswa yang tinggal di pelosok?bagaimana dengan orang yang tinggal di daerah yang masih kurang ketersediaan listrik maupun insfratruktur digital?

itulah sebabnya sejumlah pihak berharap agar benturan kebijakan metode pendidikan yang akan diterapkan ditahun ajaran baru 2021/2022,hendaknya semata-mata ditunjukan sepenuhnya untuk menunaikan kewajiban negara dalam hal pemenuhan hak pendidikan rakyat.

VIDEO PILIHAN