Mohon tunggu...
Ali Arief
Ali Arief Mohon Tunggu... Seniman - Seniman

Saya berasal dari Kota Medan...berkarya dan berkreativitas dibutuhkan kemauan dan keyakinan untuk tetap konsisten di jalur kejujuran dan kebenaran...tetap belajar memperbaiki diri...

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Tragedi di Awal Desember

6 Desember 2020   08:53 Diperbarui: 6 Desember 2020   08:57 84
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.
Lihat foto
(Gambar: Kompas.com)

Suara itu membangunkan lena di alam mimpi

Semua seperti tak lagi mengerti apa yang terjadi

Teriakan, jeritan silih berganti di sana dan di sini

Bertaruh hidup-mati menanti maut menghampiri

Terdiam kaku tak mampu untuk dihindari

Satu per satu menepi mengerang tanpa tersakiti

Sepi waktu berlalu di ujung napas yang telah pergi

Mana mereka yang hanya duduk termenung resah

Meneteskan air mata di antara luka derita

Tersembunyi duka di wajah penuh ketakutan

Doa dan harap terus dilantunkan 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun