Mohon tunggu...
Ali Arief
Ali Arief Mohon Tunggu... Seniman - Seniman

Saya berasal dari Kota Medan...berkarya dan berkreativitas dibutuhkan kemauan dan keyakinan untuk tetap konsisten di jalur kejujuran dan kebenaran...tetap belajar memperbaiki diri...

Selanjutnya

Tutup

Puisi Pilihan

Ragam Garam

30 September 2020   14:01 Diperbarui: 30 September 2020   14:45 94
+
Laporkan Konten
Laporkan Akun
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.

Mungkin terasa asin hidup diselimuti derita

Mungkin bahagia memiliki pengalaman berbeda

Mungkin tersimpan ragu di lidah pencecap duka

Mungkin terdepak kecewa batin yang terlena

Mungkin rindu terbujuk rayu disambut lelah

Mungkin sedih berganti ceria hingga lupa rasa

Mungkin detik bergerak seiring waktu berdetak

Mungkin lemah berubah dengan semangat cipta

Ragam garam di tepi lautan terhempas

Tak terhitung di pojok tatapan pandang terbatas

Ikut dalam gurauan pengalaman hidup bebas

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
Mohon tunggu...

Lihat Konten Puisi Selengkapnya
Lihat Puisi Selengkapnya
Beri Komentar
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama untuk memberikan komentar!
LAPORKAN KONTEN
Alasan
Laporkan Konten
Laporkan Akun