Mohon tunggu...
Achmad Menulis
Achmad Menulis Mohon Tunggu... Khayalan tentang Jakarta

Berharap Jakarta dan Indonesia yang Lebih Baik

Selanjutnya

Tutup

Novel

Jakarta di Dunia Khayalku Part 18

8 Mei 2021   04:03 Diperbarui: 14 Juli 2021   16:37 41 1 0 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Jakarta di Dunia Khayalku Part 18
Illustration designed by Freepik

Setelah aku pulang dari istana, keesokan harinya aku kumpulkan lagi perencana para penasehatku untuk membahas tanah abang dan TMII.

Kami sepakat membahas tanah abang terlebih dahulu. Masalah tanah abang memang pelik sekali. Ada si "abang" preman disana yang melindungi pedagang sehingga susah untuk ditertibkan. Kami membahas cara keras dan lembut

"Ayo kita susupkan polisi dan pamong praja berpura pura jadi pedagang untuk fahami situasi medan disana."

"Aku khawatir polisi dan satpol pp sekalipun sudah duluan disusupi para preman itu."

"Lebih baik kita mutasi dulu polisi, tentara dan satpol pp yang bertugas di tanah abang dengan yang baru dan kita minta orang baru mulai menjadi agen ganda. Catat orang orang yang mendekati dan mencoba menyuap agar tanah abang aman dari razia. Baru masukan pp dan polisi jadi PKL untuk jadi intel. Setelah seminggu baru eksekusi mulai tangkap semua preman tanah abang."

Illustration designed by Freepik
Illustration designed by Freepik

"Begitu preman kosong baru buat proyek renovasi jalan dan pasar tanah abang agar punya alasan untuk menutup tanah abang sekaligus pemeliharaan & pembersihan jalan, tutup stasiun krl juga untuk pemeliharaan seminggu. Tentu harus dijaga pp, polisi dan provos disekitar lokasi."

Illustration designed by graphicriver.net
Illustration designed by graphicriver.net

"Sebaiknya kita mulai catat siapa tokoh warga atau pejabat dan media yang menolak proyek dan pemindahan PKL , telusuri transaksi keuangannya agar tahu siapa dalang bos premannya. Nanti dari transaksi keuangan itu kita lapor ke media massa dan pajak supaya mereka malu dan kena denda."

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN