Mohon tunggu...
Abizar
Abizar Mohon Tunggu... Bismillah

Lagi menganggur sedang asyik menulis

Selanjutnya

Tutup

Novel

Jakarta di Dunia Khayalku Part 14

4 Mei 2021   13:01 Diperbarui: 4 Mei 2021   13:10 22 3 0 Mohon Tunggu...

Berita dari banyak media pun meliput pembagian zakat fitrah. Begitu kaget dan senangnya kaum bawah mendapat uang di dalam beras yang mereka terima. Dari situ mereka belanja beras sayur daging obat dan pakaian. belum lagi membayar cicilan dan tagihan. Anggaran pun terserap dan terjawab ekonomi rakyat terpanggil dan berpusar kencang. Tapi sayang pusaran terdiam di tengah dan di atas. Ternyata kelas tengah cemburu dan kelas atas kesal tidak dapat.

Tapi liputan media positif semua. Baik penyaluran bantuan yang jujur dan amanah, bantuan tersalur cepat tepat sasaran tanpa ditikung koruptor. Sengaja aku langsung berikan bantuan tidak menyeluruh agar rakyat Batavia tahu pemerintah tidak diam dan peduli terhadap mereka. Momen pembagian zakat juga hanya sebentar sehingga harus bergerak cepat.

Besoknya aku panggil lagi penasehat. Setelah membahas laporan data bantuan  kelas bawah berhasil terserap semua dan statistik pasar pasar induk menunjukan peningkatan daya beli masyarakat yang positif, selanjutnya kami membahas bantuan kelas tengah si Pemikir.

"Kelas pemikir banyak dari lulusan universitas tapi terdampak pandemi sehingga harus menganggur di rumah tanpa jaring pengaman sosial. Jumlah mereka bisa terlihat dari data pencair claim ketenagakerjaan dan pasti sedang menunggak kesehatan juga pajak kendaraan. Mereka sedang terjepit tidak bisa membayar tagihan mereka. Banyak yang mencairkan dana ketenagakerjaan mereka padahal itu dana pensiun bukan dana darurat."

"Bagaimana kalau kita buat program WBM Waktunya Batavia Magang ?"

"Maksudnya ?"

"Kita serap para pengangguran untuk bekerja magang di pemerintahan dengan bayaran UMR atau magang di kantor swasta tapi kita subsidi gajinya UMR ?"

"Dari situ mereka mendapat pekerjaan dan pengalaman, energi dan waktu tersalurkan secara positif, bantuan uang juga diserap secara efektif !"

"Kita juga jadi dapat sumber daya bagus dan cepat di pemerintahan. Bisa kita tawarkan ke lembaga atau kementrian juga pemda yang lain."

Dari data statistik, angka pengangguran Hindia Belanda sekitar 10 juta dan Batavia sekitar 500ribu. Hanya saja data ku rasa tidak akurat karena orang yang claim ketenagakerjaan saja 500 ribu belum pengangguran karena baru lulus di masa sulit pekerjaan. Kalau kita patok program magang WBM sekitar 1 juta orang, bila dikali 4 juta akan membutuhkan 12 triliun untuk 3 bulan program. walaupun SILPA hanya 6 triliun tapi kita bisa menambal dari pengurangan anggaran yang lain.

VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x