Mohon tunggu...
Abizar
Abizar Mohon Tunggu... Bismillah

Lagi menganggur sedang asyik menulis

Selanjutnya

Tutup

Novel

Jakarta di Dunia Khayalku Part 11

20 April 2021   07:11 Diperbarui: 20 April 2021   07:23 39 3 0 Mohon Tunggu...

Pertanyaan penting kuajukan sebagai masalah pertama Batavia dengan empat perencana yang sudah kutunjuk.. Aku beri nama samaran untuk mereka sebut saja luhud meka puang dan bowoh. Maaf bercanda. itu kan orang negeri seberang. Ini kan cuma novel fantasi ngapain urus negeri seberang. Mending urus Batavia kota fantasi. Oke aku gak jadi kasi nama takut ribut nanti.

"Bapak bapak, rapat kali ini akan membahas masalah paling mendasar. Bagaimana cara membetulkan negeri atau daerah yang bobrok di segala bidang ?"

Semua berfikir...

Aku melanjutkan, "Hindia belanda sedang terpuruk sebagaimana negeri lain karena pandemi yang belum selesai. Semua sedang bingung pilih sehat atau tidak punya uang. Tidak ada pandemi saja sudah hancur apalagi ada ?"

Perencana satu bilang, "Bapak bapak sekalian, menurut saye negeri itu mirip seperti keluarga. Keluarga adalah negara dalam skala kecil. Tanpa keluarga tidak ada negara. Ayah adalah pemimpin, ibu adalah oposisi, anak adalah rakyat. Bagaimana cara ayah membetulkan rumah tangga nya yang berantakan baik ekonominya, agamanya, pendidikannya, sosialnya, suasana internal eksternalnya (politik), kesehatannya dan banyak lagi."

Lalu perencana tiga menyeletuk,

"Setuju pak.. Tapi ane sering dengar pak kalau teko tidak bisa mengisi gelas kalau tidak terisi air. Jadi bagaimana mau mendidik, mengisi, menasehati, membetulkan orang lain kalau diri sendiri masih kosong dan penuh kekurangan ?"

Perncana keempat pun berdiri,

"Menurut gue ,caranya ya dengan membuat kebijakan untuk mendukung  pribadi atau para ayah di Batavia untuk memulai perubahannya dari diri sendiri, setelah itu keluarga, baru masyarakat sekitar dan terakhir masyarakat umum. Dari situ akan terlihat pribadi yang didukung pemerintahnya akan menjadi pribadi terbaik dan akhirnya berkumpul menjadi masyarakat terbaik !"

Kami pun bergumam, lalu perencana dua bertanya "Lalu apa dasar dari semua masalah dalam seseorang atau keluarga yang bisa pemerintah dukung dengan kebijakannya ?"

Kami semua pun termenung... Tidak ada yang bisa menjawab..

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x