Mohon tunggu...
Alfira Azzahra
Alfira Azzahra Mohon Tunggu... Instagram : @Alfira_2808

Mahasiswi Pascasarjana Fakultas Ekonomi at Malang City

Selanjutnya

Tutup

Musik Artikel Utama

Indonesia Butuh Lembaga Sensor Lagu Baru Layak Siar

24 Oktober 2020   00:02 Diperbarui: 26 Oktober 2020   06:36 329 26 6 Mohon Tunggu...
Lihat foto
Indonesia Butuh Lembaga Sensor Lagu Baru Layak Siar
ilustrasi bernyanyi. (sumber: pixabay/Borjah)

Apakah anda penikmat Musik Indonesia?

Jika iya, anda pasti tahu bagaimana kondisi lagu-lagu baru karya anak bangsa saat ini. Yang populer dan masih rajin merilis lagu baru di Indonesia saat ini adalah genre musik Pop dan Dangdut. Namun dari kedua genre musik tersebut yang sangat rawan atau berbahaya jika tidak diseleksi dengan ketat terlebih dahulu adalah yang genre dangdut.

Selama ini Indonesia ada KPI (Komisi Penyiaran Indonesia) yang bertugas untuk mengawasi media siaran televisi maupun radio tentang muatan siaran presenter dan penyiar, plus muatan materi visual untuk TV dan audio musik untuk Radio.

Visual yang dimaksud mengarah pada konten yang ditayangkan pada TV, dan untuk audio musik mengarah pada materi iklan/lagu yang dihadirkan oleh Radio agar tidak melanggar unsur pornografi, kekerasan, dsb.

KPI juga dipecah setiap provinsi ada, hal itu agar bisa membantu KPI pusat dalam mengawasi media penyiaran dalam banyak faktor per daerah provinsi masing-masing di Indonesia.

Namun yang menjadi fokus penulis adalah mengenai audio musik atau lagu-lagu yang dihadirkan oleh media terkadang menyalahi aturan, seperti mengandung unsur hal-hal yang disebutkan di atas. Hal tersebut tidak berarti unsur kesengajaan, melainkan unsur ketidaksengajaan para awak media yang menerima kiriman dari label musik akan materi musik yang dikirimkan pada media tersebut.

Biasanya setiap media sudah mempunyai tim seleksi yang ketat. Namun setiap awak media pastinya mempunyai feel atau opini masing-masing ketika mendengarkan lagu-lagu baru tersebut apakah aman atau tidaknya ketika di on air kan.

Sering kali yang terjadi adanya miss/slip/kecolongan lagu yang tidak layak siar, namun terlanjur di on air kan karena kurang ketatnya dalam seleksi lagu baru. Apa lagi semua itu juga didukung setiap perorangan opininya berbeda.

Yang menurut awak media masih tergolong lirik lagunya aman, belum tentu menurut masyarakat juga aman. Kemudian timbullah pengaduan masyarakat kepada KPID dan ada tindakan lanjutan mengenai hal tersebut.

Penulis rasa hal ini sedikit membuang waktu dan tenaga jika harus menindak lanjuti beberapa media yang mendapat pengaduan masyarakat hanya karena materi lagu baru tergolong explicit (tidak sopan/bahaya) untuk di on air kan.

Bagaimana jika Indonesia mempunyai Lembaga khusus Sensor Lagu Baru?

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN
KONTEN MENARIK LAINNYA
x