Mohon tunggu...
Alfin Ramadian
Alfin Ramadian Mohon Tunggu... Orang Pintar Suka Baca

Jadikan baca makanan sehari hari

Selanjutnya

Tutup

Ruang Kelas Pilihan

Main Saham Jangan Ngutang

2 Februari 2021   14:00 Diperbarui: 2 Februari 2021   14:13 175 1 0 Mohon Tunggu...

Investasi saham kian populer di berbagai kalangan, terutama pada kaum melenial, banyak influencer dan artis artis yang menyuarakan tentang saham di sosial medianya.

Tak dapat dipungkiri bahwa saham memiliki daya tarik yang tinggi, karena berpotensi mendapatkan return (keuntungan)  yang besar. Sehingga banyak orang yang memiliki minat lebih untuk berinvestasi di pasar modal.

Belakangan ini, banyak orang yang terjun ke dunia investasi,tetapi tidak sedikit orang yang menggadai kan aset pribadinya, untuk membeli saham, bahkan ada juga yang meminjam uang ratusan juta ke bank.

Dengan segala keuntungan  yang diberitahukan oleh artis artis dan influencer, banyak orang yang langsung membeli saham yang di rekomendasikan oleh idola mereka, dan menghiraukan sisi lain dari investasi, selain berpotensi mendapatkan return(keuntungan), kita juga bisa mendapatkan kerugian, yang dikenal dengan istilah loss.

Sebelum memulai investasi, alangkah lebih baiknya kita mempelajari dulu mengenai hal dasar, yaitu fundamental dan analisis saham, kita tidak boleh membeli saham tanpa melakukan analisa terlebih dahulu.

Dengan menganalisa  kita mempunyai gambaran saham mana yang akan memberikan untung, dan saham mana yang bisa menyebab kan kerugian. Mesikpun kita mengalami kerugian setidaknya kerugian yang dialami tidak akan terlalu besar.

Dalam dunia investasi, dikenal istilah uang dingin dan uang panas, uang dingin adalah uang yang tidak akan kita pakai dalam jangka waktu yang dekat, seperti tabungan atau dana sisa setelah kebutuhan pokok terpenuhi,

Apabila kita investasi menggunakan uang dingin dan saham yang kita miliki sedang mengalami penurunan, maka tinggal kita tahan saham nya dan tunggu hingga naik lagi.

Lain hal nya dengan uang panas. Uang panas adalah dana yang yang akan dipergunakan dalam jangka waktu yang pendek, contoh nya seperti hutang, uang bulanan, kebutuhan sehari hari dan sebagainya.

Sehingga jika kita menggunakan uang panas untuk investasi, tentu akan jadi masalah ketika harga saham yag kita miliki turun, dan uang yang kita investasikan akan segera dipakai.

Bayangkan jika kita berinvestasi menggunakan uang panas,kemudian kita memerlukan uang tersebut,akan tetapi saham yang kita miliki sedang mengalami kerugian, terpaksa kita akan megalami kerugian dan tentu akan menambah masalah baru, karna tak sedikit investor yang terbelit hutang karna nekat menggunakan modal panas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
VIDEO PILIHAN